Select Page

Direktur DJKN Indra Surya Didesak Buka-bukaan Kasus Penyerobotan Lahan Nanggung | Headline Bogor

Direktur DJKN Indra Surya Didesak Buka-bukaan Kasus Penyerobotan Lahan Nanggung | Headline Bogor

BOGOR – Mantan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bogor Lulu Azhari Lucky angkat bicara, menerangkan kasus lahan-lahan negara dibawah pengawasan DJKN.

Menurut Lulu Azhari Lucky, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara saat ini bisu tidak mau menyelesaikan masalah aset negara yang telah diserobot. Saat ditemui di Cibinong, 21 Juni 2018.

“Aset Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang saat ini direkturnya Indra Surya terkesan diam dan bungkam ada salah satu aset di Kecamatan Nanggung diserobot dan dijadikan galian tambang liar dengan dibekingi pejabat pemerintahan daerah, dimana ada indikasi dan diduga salah satu Calon Bupati Bogor telah menyerobot lahan milik DJKN dijadikan tambang liar dan setelah dicroscek dilapangan secara fisik sudah berubah bentuk, selain merusak lingkungan terlebih lahan itu milik negara dibawah pengawasan DJKN yang luasnya kurang lebih 300 ha, hasil investigasi jawaban dilapangan lahan itu hasil nyewa dengan mengeluarkan dana lapangan malahan di sejumlah 20 milyar dan dugaan sementara penerima uang sewanya adalah Calon Bupati Bogor yakni JA dan dilapangan pun kordinasi dan penanggung jawab lapangan adalah salah satu anggota DPRD dari partai pemenang pemilu 2014 yakni Partai GOLKAR seharusnya sebagai pejabat daerah apalagi sebagai penyelenggara pemerintahan daerah harusnya menjaga, bukan menyerobot dan terlebih merubah atau merusak aset negara, dan disewakan atau dikomersilkan, jelas ini menyalahi ketentuan dan merupakan pidana murni yang harus ditindaklanjuti oleh aparat pemerintah dalam hal ini kepolisian.

Lulu Azhari Lucky menambahkan, “Sebelumnya lahan tersebut milik PT. Havea Indonesia dengan legalitas hak guna usaha seluas 310 ha, dan di tengah jalan dijadikan agunan dan diambil oleh Bank Ekport Import dan saat ini dibawah pengawasan DJKN, beda sekali dengan lahan di Singosari Jonggol saat ini ramai dan heboh diberitakan media adanya penyerobotan lahan yang di lakukan oleh mantan Bupati Bogor (RY) padahal belum tentu lahan itu aset negara dikarenakan verifikasi yang dilakukan oleh DJKN belum dituntaskan, apakah itu lahan negara atau lahan milik PT. PSP atau bukan ini belum jelas, ini yang sudah jelas hasil verifikasi lahan negara diserobot dan dialih fungsikan oleh oknum pejabat, terlebih indikasi dan dugaannya dilakukan oleh Calon Bupati Bogor saudara Jaro Ade (JA) di diamkan dan terkesan bungkam semua pihak berkepentingan, ada apa?” Tegas Lulu Azhari Lucky

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *