Select Page

Kolonel Inf Hasan Danrem 061 Dukung Lulugu Puseur Cisadane | Headline Bogor

Kolonel Inf Hasan Danrem 061 Dukung Lulugu Puseur Cisadane | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Silaturahmi Panitia Lulugu Puseur Cisadane yang dipimpin langsung oleh penasehat kegiatan yaitu Gatut Susanta ke Korem 061, Dalam kegiatan ini Danrem sangat antusias, karena kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut aktif menjaga kebersihan air sungai dari sampah dan zat akdiktif lainnnya, yang pada kegiatan kali ini difokuskan di sungai – sungai yg berada di berada di wilayah Korem 061.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Pemerintah Desa Rancabungur dan sejumlah komunitas budayawan, serta pecinta alam se-Jabodetabek,

“Alhamdulillah dukungan dan partisipasi dari komunitas mengalir deras serta banyak pihak baik dari instansi pemerintah maupun masyarakat, menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat terhadap alam sekaligus rasa rindu akan eksotisme Sungai Cisadane, Semuanya menginginkan Sungai Cisadane dijaga, karena sebagai anugerah alam, warisan sejarah peradaban kuno Sunda dan masa depan kehidupan kita semua,” ungkap Sumantri.

Humas Kegiatan Lulugu Puseur Cisadane, Ahmad Fahir mengungkapkan,
“Lebih dari 40 komunitas menyatakan dukungan penuh, dan akan berkolaborasi dengan panitia guna mensukseskan dan memeriahkan kegiatan ini”
“Acara baru kami gagas seminggu lalu. Tapi animo masyarakat luar biasa, dukungan mengalir”.

“Kegiatan ini menarik dukungan banyak pihak, karena tidak banyak yang menyuarakan konservasi Cisadane, sepanjang DAS Ciliwung terdapat puluhan komunitas yang aktif menggalang aksi peduli, Sedangkan di DAS Cisadane hanya satu, dua komunitas, Minimnya perhatian terhadap DAS Cisadane diduga karena muaranya ke Tangerang, bukan ke Ibukota Jakarta, sehingga terkesan kurang seksi, Lokasi Lulugu Puseur Cisadane merupakan titik pertemuan antara air yang mengalir dari Gunung Gede dengan Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Salak, Dalam Kegiatan ini kami beri judul Lulugu Puseur Cisadane, karena lokasinya hanya radius 2 KM dari pusat peradaban Sunda kuno Kerajaan Tarumanegara di Ciaruteun, yang juga mengandalkan Sungai Cisadane sebagai urat nadi ekonomi dan jalur transportasi andalan, Kegiatan ini sekaligus bentuk napak tilas kebesaran Kerajaan Tarumanegara dengan raja agungnya termashur di dunia, yaitu Prabu Purnawarman, yang selalu merawat alam sepenuh hati,” Pungkas Gatut Susanta yang merupakan Mantan Wakil DPRD Kota Bogor sekaligus Sesepuh Baraya Kujang.

Khan HRD

KOMENTAR