Select Page

Peduli Jaminan Sosial Pekerja, Korcab MP-BPJS Bogor Raya Gelar Sosialisasi JKK-RTW | Headline Bogor

Peduli Jaminan Sosial Pekerja, Korcab MP-BPJS Bogor Raya Gelar Sosialisasi JKK-RTW | Headline Bogor

BOGOR – Sebagai wujud kepedulian terhadap pentingnya jaminan sosial terutama bagi para pekerja, Masyarakat Peduli BPJS (MP-BPJS) Bogor Raya melaksanakan Sosialisasi Program Jaminan Kecelakaan Kerja Return to Work (JKK-RTW). Sosialisasi yang dilaksanakan di Villa Arum Sari, Curug, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu 2 September 2018 tersebut merupakan kerjasama MP-BPJS dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Korcab MP-BPJS Bogor Raya Yusa’ Farchan S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan, salah satu tujuan berdirinya MP-BPJS adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya social security.

“Tingkat kesadaran secara aktif mengikuti program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan termasuk persentase pembayaran iurannya, saat ini tergolong masih sangat rendah. Masyarakat baru merasa bahwa jaminan sosial itu penting jika mereka telah mengalami resiko-resiko sosial ekonomi seperti kecelakaan kerja atau kematian”, ujar Yusa’ yang juga Dosen Tetap Universitas Pamulang.

Sementara itu, Kornas MP-BPJS Hery Susanto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, MP-BPJS telah berdiri sejak 3 tahun lalu dan hingga kini telah memiliki 11 Korwil dan 110 Korcab di seluruh Indonesia.

“MP-BPJS hadir untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam peningkatan kepesertaan BPJS, serta turut aktif dalam program kegiatan yang positif guna sosialisasi kebijakan dan manfaat program BPJS,” ujar Hery

Menurut Hery hal ini dilakukan untuk memperkuat peran dan fungsi BPJS agar tidak hanya memberikan manfaat kepada para pekerja, pengusaha dan masyarakat luas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi penting untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nasional.

Salah satu nara sumber kegiatan sosialisasi tersebut, dr Fani Syafani, MKK, Staf Deputi Direktur Bidang Kebijakan Operasional Program BPJS Ketenagakerjaan dalam paparannya menegaskan, mandat BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk memberikan perlindungan dasar kepada seluruh pekerja berupa Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).

Definisi Kembali Kerja (Return to Work) adalah rangkaian tata laksana penanganan kasus Kecelakaan Kerja maupun penyakit akibat kerja melalui pelayanan kesehatan, rehabilitasi dan pelatihan agar pekerja dapat kembali bekerja. Tujuan program JKK-RTW adalah untuk memastikan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dapat kembali bekerja tanpa menghadapi resiko pemutusan hubungan kerja karena kecacatan yang dialaminya.

Selama ini, pekerja yang mengalami cacat atau sakit akibat kecelakaan kerja selalu berujung PHK. Tentu saja hal itu memberatkan masa depan pekerja yang bersangkutan.

“Setiap penyandang cacat berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak serta kesamaan kesempatan mendapatkan pekerjaan. Pengusaha juga dilarang melakukan PHK untuk kasus pekerja/buruh dalam keadaan cacat total tetap, sakit akibat kecelakaan kerja, atau sakit karena hubungan kerja yang menurut surat keterangan dokter yang jangka waktu penyembuhannya belum dapat dipastikan”, ujar dr Fani.

Narasumber lain dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah Dedy Nugraha, Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor, dan Prihatno, S.E., M.Si. dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bogor. (*)

KOMENTAR