Select Page

Advertisement

Imam Besar Cina Meninggal, Ribuan Pelayat Banjiri Jalanan | Headline Bogor

Imam Besar Cina Meninggal, Ribuan Pelayat Banjiri Jalanan | Headline Bogor

RRC – Imam besar di Cina meninggal, hingga ribuan orang membanjiri jalanan untuk mengantar kepergian almarhum Abdullah Ma Zhang Zing, seorang imam besar di negeri tembok raksasa. Kepergiannya pun dibanjiri ribuan umat Islam di Cina hingga memenuhi jalanan untuk mengantar kepergian beliau. Mereka tampak berkumpul, bahkan saat shalat ghaib dilakukan, ribuan umat muslim yang ikut shalat mengular dijalanan kota.

Beliau adalah imam di Masjid Deng Guan di kota Xi Nig Cina barat laut, wafat pada usia 83 tahun di hari Senin 16 Juli 2018. Dia juga Wakil Ketua Dewan Konsultatif Provinsi Qinghai dan Presiden Asosiasi Islam China di Provinsi Shei Nig dan banyak posisi lainnya yang ia jabat.

Abdullah Ma Zhang Zhing menghabiskan usia 73 tahun mempelajari ilmu ilmu agama Islam, berkat beliau ada ribuan imam, ilmuwan, pengkhotbah dan penghapal Al-qur’an yang berhasil dididik.

Imam Abdullah sudah cukup tua tetapi semangatnya untuk mengajar Umat Muslim di Cina tidak pernah surut. Dia menghabiskan siang dan malamnya mengkaji, melakukan penelitian tentang Islam dan mengajarkan kepada umat Islam di Cina. Hidupnya dihabiskan dalam menyebarkan ilmu – ilmu Islam.

Populasi Muslim yang terus bertambah di Cina juga merupakan fakta yang menarik. Ribuan orang hadir di pemakamannya. Hal ini menunjukkan bahwa Imam Abdullah sangat dicintai oleh masyarakat. Dia dikuburkan di sebuah pemakaman Muslim.

Kota Shi Nig terdiri dari sejumlah besar populasi Muslim. Dan penelitian dalam studi Islam dan Islam sebagai sebuah agama sedang digalakkan di negara yang bukan negara Muslim itu.

Total ada lebih dari 21 juta Muslim di Cina. Dan populasi ini kemungkinan akan terus tumbuh di masa depan. Muslim cenderung meningkat di setiap belahan dunia dan namun Cina memiliki komunitas Muslim sendiri. Harapannya semoga umat Islam mendapatkan hak dan sarana yang memadai sebagai minoritas. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *