Select Page

alterntif text

14 Agustus Jalur Bogor-Sukabumi diberlakukan Sistem Buka Tutup Satu Lajur

14 Agustus Jalur Bogor-Sukabumi diberlakukan Sistem Buka Tutup Satu Lajur

Bogor (Headlinebogor.com) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR memastikan akan memulai pembongkaran Jembatan Cisadane di Cisalopa, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin 14 Agustus 2017. Selama proyek berlangsung, akan diberlakukan sistem buka tutup satu lajur.

Pejabat pembuat komitmen dari BBPJN VI Ditjen Bina Marga KemenPUPR, Vidi Verdian mengatakan, kondisi Jembatan Cisadane dengan bentang 25 meter dan lebar 10 meter yang dibangun 1970 itu sudah rapuh. Selama ini, penopang jembatan penghubung Bogor-Sukabumi yang perbaiki 2015 itu sudah terjadi keretakan.

“Sekarang akan diganti total dan bentang jembatan akan lebih panjang 35 meter,” kata Vidi, usai rapat bersama di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Kamis (10/8/2017).

Vidi menjelaskan, pekerjaan perbaikan jembatan akan memakan waktu empat bulan hingga 12 Desember 2017. Proyek akan mulai dilakukan pada 14 Agustus 2017.

“Sebetulnya ini sudah terlambat satu minggu. Tapi kami pastikan pekerjaan dimulai tanggal 14 dan dilakukan penutupan jalur,” tegas Vidi.

Untuk mengatasi kemacetan dampak adanya buka tutup jalur, ia sudah berkoordinasi dengan semua pihak dan melakukan survei bersama. Perbaikan jembatan ini untuk keselamatan masyarakat.

“Memang akan ada kemacetan karena bakal terjadi penumpukan kendaraan di sana. Tapi prinsipnya kami mengganti jembatan untuk masyarakat juga. Kami tak ingin jembatan itu roboh,” terang Vidi.

Karena itu, solusi mengatasi kemacaten yang ditimbulkan dengan mengatur jam operasi atau membatasi pengguna jalan agar tidak melintasi jembatan secara bersamaan.

“Kalau harus membangun jembatan Bailey agar bisa dua lajur kami terkendala pembebasan lahan dan di lokasi banyak terdapat jaringan utilitas,” jelas Vidi.

KBO Satlantas Polres Bogor, Kompol A Faisal, mengatakan kepolisian sepenuhnya akan membantu kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

“Kami juga akan mendahulukan yang sifatnya emergency dan siap mengawal kalau ada orang sakit yang lewat,” ucap Faisal. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

 

KOMENTAR

About The Author