Select Page

Realisasi Program PISEW 2018 Desa Situ Ilir | Headline Bogor

Realisasi Program PISEW 2018 Desa Situ Ilir | Headline Bogor

KABUPATEN BOGOR – Pengembangan Inprastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Kabupaten Bogor Kecamatan Cibungbulang Khususnya Desa Situ Ilir sudah mulai di realisasikan. (13 September 2018)

Program Pengembangan Inprastruktur ini di laksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) untuk pembangunan jalan desa. Dan di Kabupaten Bogor Kecamatan Cibungbulang ada 4 ( Empat) desa yang mendapatkan program PISEW di antara nya Desa situ Ilir, Desa situ udik, Desa leuweung Kolot, Desa Ciaruteun Ilir. Untuk Pembangunannya di bagi dalam tiga tahap, berdasarkan anggaran yang di keluarkan dari Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan ini bertujuan untuk membangun inprastruktur penunjang desa seperti jalan Desa dan akses lainnya yang dapat menunjang untuk kemajuan desa yang telah di usulkan oleh desa dan kecamatan.

Kepala Desa Situ Ilir, Subhan menjelaskan Untuk Wilayah Desa Situ Ilir Pembangunan Inprastruktur ini berlokasi di jalan penghubung antar Desa yang menghubungkan ke Kampung Gunung Handeuleum Desa Situ Ilir dengan Kampung Sindang Sari Desa Situ Udik, sistem pengerjaan rabat betonisasi jalan desa, panjang sekitar 500 m dan lebar 3 m serta tinggi 12 cm.Program ini di khususkan untuk jalan desa dan bukan untuk jalan kabupaten atau propinsi. ” Jelasnya

“Sasaran kegiatan Program PISEW meliputi Pembangunan infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan, yang dapat berupa infrastruktur perhubungan / transportasi,infrastruktur pendukung produksi pertanian, peternakan dan perikanan, industri, dan pariwisata,Peningkatan kapasitas daerah dalam pembangunan sosial dan ekonomi lokal,Tersedia fasilitator masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan,Peningkatan kemampuan dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan, Pendayagunaan tenaga kerja lokal dalam pembangunan,” tutur Kades Subhan.

Dalam Pengerjaan di Desa Situ Ilir tidak dikerjakan dengan swakelola dan swadaya , tapi hanya di kerjakan oleh warga atau kelompok masyarakat setempat karena menimbang dari asas manfaatnya yang lebih tinggi.

( Agil )

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *