Select Page

RS : Mengembalikan Kembali Spirit Perjuangan Ruang Politik | Headline Bogor

RS : Mengembalikan Kembali Spirit Perjuangan Ruang Politik | Headline Bogor

PAMIJAHAN – Ruhiyat Sujana yang sering di sapa kang RS memetuskan untuk melanjutkan ruang pengabdian dan perjuangan melalui ruang politik dengan ikut serta dalam pendaftaran calon anggota DPRD Kab. Bogor. Kang RS yang lalang melintang aktif di organisasi dan kerap melakukan gerakan-gerakan perlawanan terhadap rezim pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat serta getol dalam melakukan pendampingan (advokasi) masyarakat dalam mendapatkan pelayanan-pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Fotret masih lemahnya peran lembaga baik eksekutif dan legislatif dalam menjalankan amanat UUD 45, dari hal tersebut mendasari untuk turut serta aktif untuk berjuang didalam sistem melalui perjuangan parlemen.

Menguatnya peran DPRD (Lembaga Legislatif) paska Reformasi dan otonomi daerah yang peran DPRD sebagai posisi sentral yang biasanya tercermin dalam dokrin kedaulatan rakyat. Pergeseran akan peran dan fungsi lembaga legislatif ditandai dengan penegasan akan peran tugas dan kewenangan DPRD, yakni selain menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat menjadi sebuah kebijakan juga melakukan pungsi pengawasan (pungsi kontrolling), lebih tegas lagi dinyatakan dalam penjelasan umum UU. No. 32 Tahun 2004 bahwa DPRD harus menyatu dengan masyarakat.

Aktivis Pergerakan dan Legslatif mempunyai tujuan yang sama melakukan pembelaan terhadap kepentingan kepentingan rakyat. Tentu hal ini menjadi dasar utama saya pribadi memutuskan untuk tampil maju diperhelatan pemilihan legislatif (Daftar Caleg DPRD Kab. Bogor Partai Demokrat). Selain melanjutkan perjuangan-perjuangan yang selama ini dilakukan bersama kawan-kawan pergerakan ada tujuan yang tal kalah pentingnya adalah memperkuat kelembagaan legislatif. Lembaga legislatif merupakan lembaga negara yang terhormat tentunya harus di jaga agar marwah dan spirit serta fungsi-fungsinya bisa berjalan sesuai amanat dengan UU.

Semoga niat ini merupakan niat bersama dan komitmen bersama untuk mewujudkan banyak harapan masyarakat yang mengingikan perbaikan dan perubahan. “Yang Buruk Kita Perbaiki, Yang Baik Kita Lanjutkan”

KOMENTAR