Select Page

Berjualan Memakai Bahu Jalan Hingga Di Dalam TPU, Peziarah Keluhkan Kesemrawutan TPU Dreded | Headline Bogor

Berjualan Memakai Bahu Jalan Hingga Di Dalam TPU, Peziarah Keluhkan Kesemrawutan TPU Dreded | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Berziarah sudah menjadi bagian rutin dan sakral bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sebagai sebuah bentuk penghormatan dan kasih sayang bagi anggota keluarga yang telah berpulang ke rahmatulloh terlebih dulu.

TPU Dreded, yang berada di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, menjadi sebuah tujuan peziarah paling banyak di kunjungi oleh warga Kota Bogor maupun dari luar kota. Karna memang TPU ini sudah lama ada dan berada di dekat jalur pusat kota, tepatnya di Jalan Pahlawan.

Hal ini menjadi sebuah momentum tersendiri bagi para pedagang untuk mengais rezeki, dengan menjajakan kebutuhan untuk ritual pemakaman maupun anak-anak.

Namun hal tersebut di keluhkan oleh para peziarah, ketidak tertiban pedagang, selain menimbulkan kemacetan panjang, kegiatan berjualan tersebut menjadikan pemakaman sebagai tempat suci peristirahatan menjadi semrawut dan tidak lagi bisa khusyu karna pedagang ada yang berjualan di dalam TPU.

TB Saefudin, warga Jalan Sukamulya kepada media memaparkan, “Kita sebagai peziarah menjadi susah mau ziarah karna pedagang yang tidak tertib, di luar dah macet karna bahu jalan di pake jualan, di dalam semrawut”, keluh TB Saefudin.

Senada di lain hal, Harry Suratman, warga Jalan Sukasari III, mengeluhkan hal yang sama, “TPU harusnya bikin khusyu dan tenang, baiknya pedagang adanya di luar lokasi makam. Kasihan kalo jualan di makam. Apalagi itu di dekat makam keluarga kita, berdoa aja keganggu”, paparnya kepada media.

Harry menambahkan, selain kekhusuan berziarah, TPU sudah kehilangan makna sakral dengan sampah yang berserakan dimana-mana. “Gimana kita mau berdoa dan baca quran dengan baik dan enak, kita lihat sampah banyak berserakan”, pungkasnya.

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *