Select Page

Diduga Ada Kebocoran Dana, Karyawan Trans Pakuan Bogor 2 Bulan Tak Digaji

Diduga Ada Kebocoran Dana, Karyawan Trans Pakuan Bogor 2 Bulan Tak Digaji

Bogor (Headlinebogor.com) – Direktur Perusahaan Daerah jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor Kisna Kuncahyo menduga ada kebocoran dana pada keuangan Trans Pakuan Bogor.

Menurutnya, penurunan jumlah penumpang  juga menjadi penyebab terlambatnya gaji karyawan.

Sejak awal tahun 2017 lalu, karyawan PDJT atau Trans Pakuan Bogor belum menerima haknya.

“Kalau ada danannya pasti kita bayar, saya tau para karyawan PDJT sudah berjuang keras, dan Kita sedang upayakan agar PDJT terus melakukan pelayanan transportasi, kita juga sedang mencari solusi untuk gaji karyawan,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (7/3/2017).

Menurutnya, persoalan ini dikarenakaan menurunya jumlah penumpang Trans Pakuan.

“Ditahun 2016 pendapatan kami cukup bagus dan ada peningkatan, namun di tahun 2017 ini kita sedikit ada penurunan, dan ini sedang kita cari tahu, apakah ada kebocoran, atau murni karena turunnya jumlah penumpang yang mencapai 30 persen,” ujarnya.

Krisna menambahkan pihaknya sudah memberikan beberapa alternatif lain kepada Pemerintah Kota Bogor.

“Diantaranya melalui pinjaman dari swasta atau bekerjasama dengan pihak ketiga melalui proses yang jelas dan ada badan hukumnya,” ujarnya.

Karena menurut Kuncahyo tidak mungkin direksi yang mencari uang pinjaman ataupun dana.

“Kan enggak bisa saya yang cari duit sendiri, cari pinjaman, karena kan semua ada proses dan aturannya,” ujarnya.

Krisna pun berharap semoga ada jalan keluar yang didapatkan untuk kembali menyehatkan PDJT.

“Ya harapan saya adalah segera ada keputusan, karyawan PDJT sudah banyak berkorban, dan kita ingin kembali memajukan PDJT untuk melayani masyarakat,” tuturnya.

 

 

 

 

 

Sumber : Tribunnewsbogor

Wartawan : Lingga Alvian Nugroho

 

KOMENTAR