Select Page

Dirut RSUD Kota Bogor : Almarhum DA Ternyata Pasien Jantung Lama | Headline Bogor

Dirut RSUD Kota Bogor : Almarhum DA Ternyata Pasien Jantung Lama | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Wafatnya Dian Ardiansah (DA), seorang politisi Partai Golkar Kota Bogor yang juga Calon Legislatif (Caleg) Dapil Bogor Selatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Bogor, dipastikan gagal jantung, gagal ginjal dan gagal nafas. Informasi ini disampaikan oleh Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Dewi Basmala saat ditemui awak media. (14 September 2018) malam.

“Saat pasien masuk di IGD pada pukul 12.38 WIB, kondisi pasien dengan kondisi tensi tidak terukur, dengan nadi 140, 1 rasi 88 dan ini tanda- tanda pengulangan shok, dan obat-obatan telah kami berikan, karena kondisi pasien tidak stabil berdasarkan SOP maka pasien tidak bisa dimasukan ke ICU, karena takut ada sesuatu dalam perjalanan dari IGD ke ICU,” ujar Dirut RSUD.

Dan untuk ruang ICU sendiri RSUD Kota Bogor telah disiapkan, dikarenakan kondisi pasien belum stabil, maka belum bisa dipindahkan ke ruang ICU.

“Ruang ICU sudah kami siapkan. Namun, kami ada SOP, dimana pasien harus stabil dulu, nanti saat pasien stabil bisa di bawa ke ruang ICU,” tambah Dirut RSUD.

Sebelumnya almarhum DA ini di tangani Rumah Sakit BMC yang kemudian di rujuk ke RSUD Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita juga sebelumnya sudah komunikasi dengan RS BMC, karena itu ada SOP-nya, setelah komunikasi, barulah pasien di rujuk ke sini. Almarhum tiba dan masuk di IGD pukul 12.38 WIB dengan diagnosa syok kardiogenik metabolic acidosis dan ancaman gagal nafas,” ungkap Dirut RSUD.

Dan berdasarkan informasi Dirut RSUD, almarhum DA sendiri ternyata pasien jantung lama “Beliau ternyata pasien jantung lama, kami mengetahui ini karena pasien ini adalah pasiennya dr. ramang, dan dr. Ramang sendiri adalah dokter di kami,” pungkas Dirut Dewi

(Deroy)

KOMENTAR