Select Page

GR2B Pertanyakan Lambatnya Proses Hukum Di Polres Bogor

GR2B Pertanyakan Lambatnya Proses Hukum Di Polres Bogor

(Headlinebogor.com) – Divisi Advokasi Hukum dan HAM Gerakan Rakyat Bogor Bersatau (GR2B) Jufry V. Saragih, S.H dan Supriantona Siburian, S.H menilai penanganan Proses hukum yang sudah di laporkan ke pihak Polisi dan sudah melakukan penyidikan dinilai lambat.

Kami melaporkan permasalahan yang kami tangani dan diterima Polres Bogor yaitu tanggal 10 April 2017 dengan No surat Laporan yaitu LP/B/448/IV/2017/JBR/RES BGR.

Laporan tersebut terhadap Direktur PT. CORINTHIAN INDUSTRIES INDONESIA yang melanggar Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, sampai detik ini pun belum ada penanganan yang lebih lanjut.

Jadi kasus ini merupakan kasus kelalain keselamatan kerja, bahwa client kami yang bekerja di perusahaan tersebut tidak terlindungi keselamatan kerjanya, sehingga client kami terkena arus listrik sehingga tidak sadarkan diri sampai 7 Jam dan badannya kaku.

Dalam Undang-Undang tersebut memang hukumannya adalah Tindak Pidana Ringan, tapi kan tetap pihak Kepolisian harus mengindahkan Laporan setiap masyarakatnya sehingga proses hukum itu jelas. Jadi supaya ada efek jera terhadap pelanggar hukum tersebut. Apa karena client kami masyarakat kecil sehingga agak dipandang sebelah mata mengenai kasus ini, apa karena pihak terlapor Pengusaha jadi agak sungkan untuk memprosesnya?

Jika lambatnya proses hukum di tingkat kepolisian, akan menjadi nilai minus di hadapan masyarakat sehingga masyarakat dapat memandang sisi negatif terhadap kepolisian.

Jika memang tidak akan di gubris kembali laporan kami, maka kami dari Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) khususnya Divisi Advokasi Hukum dan Ham akan melaporkan ke KOMPOLNAS dan Juga KOMNAS HAM. Harapan kami proses hukum tetap ditegakkan dan dapat diproses sekecil apapun itu hukumannya karena Indonesia merupakan Negara hukum dan yang patuh akan hukum.

Hormat Kami,

Divisi Advokasi Hukum dan Ham Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B)

Jufry V. Saragih, S.H

Supriantona Siburian, S.H

 

KOMENTAR