Select Page

Heboh, Jawara Betawi Hadang Ade Yasin | Headline Bogor

Heboh, Jawara Betawi Hadang Ade Yasin | Headline Bogor

BOJONG GEDE – Ada peristiwa unik dan menarik pada Festival Panca Karsa di lapangan Bilabong, Desa Cimamggis, Kecamatan Bojonggede, Minggu (15/4). Selain sambutan antusias ribuan warga, Calon Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin, disambut hadangan delapan orang jawara bilabong dari Sanggar Palang Pintu Padepokan Pabojong. 

Para Jawara menunjukan kebolehannya dengan aksi bela diri tradisional, yaitu Pencak Silat Betawi yang sudah termashyur.

Ketua Palang Pintu, Asmawi Sueb menyatakan, bahwa penyambutan tersebut untuk lebih mengenalkan pencak silat Betawi. “Dalam penyambutan Ade Yasin ini, sengaja kita tampilkan pencak silat asal betawi. Tadi kita turunkan 8 orang palang pintu untuk mendampingi Ade Yasin dan lawannya juga 8 orang,” ujar Asmawi seraya menambahkan bahwa mayoritas warga Bojong Gede adalah keturunan Betawi.

Menurut dia, bahwa aksi Jawara Betawi ini, selain untuk memeriahkan festival Panca Karsa yang digelar pasangan calon (Paslon) Calon Bupati Hj.Ade Yasin dan Calon Wakil Bupati Bogor H.Iwan Setiawa (HADIST) dengan nomor urut dua ini, juga sebagai bentuk dukungan kepada paslon HADIST untuk memimpin Kabupaten Bogor periode 2018-2023.

“Kita merasa senang sekali bisa tampil di festival Panca Karsa yang kreatif dan penuh kegembiraan. Sebab selain bisa memperkenalkan diri serta unjuk kemampuan kepada calon pemimpin, kita juga bisa menyosialisasikan kepada masyarakat tentang keberadaan para Jawara Betawi di wilayah Kabupaten Bogor. Kami para pesilat Betawi mendoakan agar HADIST dapat menjadi pemimpin di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Sementara itu, Ade Yasin, mengaku sangat terkesan sekaligus mengapresiasi atraksi para jawara Betawi yang telah mendampingi hingga kelokasi Festival Panca Karsa di wilayah Bilabong. “Atraksi palang pintu asal Betawi ini sangat bagus dan unik sekali, karena itu budaya tradisional yang ada harus benar-benar dipertahankan. Kelak saya menjadi Bupati, tradisi Betawi ini kita lestarikan dan kembangkan,” ungkapnya.

KOMENTAR