Select Page

Kelembagaan Mahasiswa Unpak Berharap PDAM Kota Bogor Konsen Dalam Pemenuhan Pasokan Air | Headline Bogor

Kelembagaan Mahasiswa Unpak Berharap PDAM Kota Bogor Konsen Dalam Pemenuhan Pasokan Air | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Pada hari kamis 09 Agustus 2018 Mahasiswa Universitas Pakuan melalui Kelembagaan se-UNPAK bersama PDAM Tirta Pakuan Bogor melakukan observasi dan pengecekan ketempat pengelolaan air di Ciherang dan dekeng sebagai titik sentral pasokan air untuk konsumen PDAM Tirta Pakuan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pakuan

“Pada hari ini kita melihat pengelolaan dan distribusi air dari aliran sungai yang bertempat di Ciherang hingga ke Dekeng, bahwasanya kami melihat air sungai memang betul sesuai ketika kami juga mengecek dulu ada pengurangan kuantitas air namun ini tetaplah normal dan mampu menyuplai air kepada masyarakat Kota Bogor. Ini adalah salah satu bentuk yang kami lakukan pasca audiensi bahwa konsen kami pada PDAM Tirta Pakuan untuk mampu benar-benar dalam mengelola air sampai tersalurkan dengan baik,” ujarnya

Ada beberapa persoalan yang mana memang saya pribadi dulu ketika KKN (kuliah kerja nyata) di daerah Cigombong itu yang sungainya juga mengalir ke Ciherang dimana persoalan sosial lingkungan di sana belum mampu menyelesaikan permasalahan sampah dan juga menurut penuturan dari pihak PDAM mereka menemukan limbah-limbah industri pada pengelolaan air di Dekeng ini sehingga membuat pasokan air agak terhambat, Tutur dwiansyah selaku PRESMA.

Menteri Luar Kampus menegaskam bahwa PDAM Tirta Pakuan dan Pemerintah Daerah (Pemkot Bogor-red) harus konsen dalam memenuhi pasokan air pada masyarakat karena air adalah sumber penghidupan bagi insan manusia. Dan kami selaku mahasiswa akan terus memantau PDAM Tirta Pakuan dan juga unsur kepemerintahan yang mengelola seluruh aset sumber daya alam. Karena alam Bogor untuk menujang kesejahteraan Masyarakat Kota Bogor, tegas Ramdhani.

Ramdhani menambahkan PDAM Tirta Pakuan harus mencari jalan alternatif dalam proses penyelesaian masalah siklus alam karena bagi kami itu adalah hal yang alamiah dan bukan seharusnya dijadikan alasan untuk masyarakat memakluminya.

Pemkot Bogor harus benar-benar mengawasi dan mendorong BUMD-BUMD di Kota Bogor untuk lebih baik lagi, dan Walikota Bogor, Bima jangan kebanyakan pencitraan di media karena masyarakat masih mengeluh dan selama masyarakat masih mengeluh kami akan tetap bergerak untuk menjadi agen control sosial serta Pemkab Bogor harus juga konsen dalam menyelesaikan masalah lingkungan terkait sampah yang membuat proses penyuplaian air terhambat. Tutur ramdhani.

KOMENTAR