Select Page

Advertisement

KORPS PMII Puteri Pakuan Jualan Jamu di Hari Kartini | Headline Bogor

KORPS PMII Puteri Pakuan Jualan Jamu di Hari Kartini | Headline Bogor

BOGOR – Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu, tanggal 21 april 2018, KORPS PMII Puteri Komisariat Universitas Pakuan mengadakan acara dengan tema Hari Kartini “Membangkitkan Semangat Para Kartini Muda”. Tak hanya itu, yg paling menarik di hari kartini ini ialah, para srikandi yang di dampingi jajaran struktural PK. PMII Pakuan membantu penjual jamu di sekitaran kampus Universitas Pakuan. Agenda tersebut dilaksanakan pada sore hari, Para Kartini muda ini dengan semangatnya melayani para pembeli yg membeli jamu. Rini salah satu yang ikut mendampingi berjualan mengatakan kepada redaksi bahwa tujuannya adalah untuk menguji mental, mempromosikan budaya Indonesia, apalagi para pedagang jamu itu kebanyakan perempuan.

“Tujuan kami kenapa berjualan jamu disekitar kampus, yaitu untuk menguji mental, khususnya para kartini muda dan merasakan bagaimana para orang tua yg menanggung beban untuk menafkahi anak-anak dan keluarganya, apalagi pedagang jamu itu rata-rata adalah perempuan, ternyata begini berjualan dan berkeliling disekitar banyak orang, memperkenalkan agar mencintai produk lokal” tutur Marini Ketua KOPRI PMII Pakuan.

Lanjutnya kemudian, ada rasa antusias dari mahasiswa ketika melihat para Srikandi muda ini berjualan jamu.

“Kesan saat berjualan mendampingi ibu-ibu pedagang jamu tadi sangat antusias sekali dari para mahasiswa, karena seorang mahasiswa mau mendampingi ibu-ibu yang berjualan jamu. Untuk kedepannya semoga KOPRI PMII Pakuan semakin semangat dan tetap istiqomah dalam melakukan pergerakan-pergerakan yg positif, serta semakin jaya dan berkembang” tutur Rini pada saat berjualan jamu.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Yayat Sudarjat Ketua Pengurus Komisariat PMII Universitas Pakuan Cabang Kota Bogor yang ikut serta juga dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada sahabat/i KOPRI PMII Pakuan yang telah memperingati Hari Kartini.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini, ada sisi edukatif untuk rekan-rekan, bisa membantu ibu-ibu berjualan, mempromosikan budaya Indonesia ke khalayak mahasiswa dan terus melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu untuk kemajuan bangsa”. Ungkap Yayat Sudarjat

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *