Select Page

Pemimpin di Mata Bima-Dedie, Harus Siap Jadi Pelayan Warga | Headline Bogor

Pemimpin di Mata Bima-Dedie, Harus Siap Jadi Pelayan Warga | Headline Bogor

BOGOR – Ada yang berbeda dengan gerilya yang dilakukan pasangan calon (paslon) Bima Arya dan Dedie A Rachim, Jumat (20/4/2018). Keduanya ditemani orang-orang tercinta saat bergerilya di Kampung Kebon Manggis, RW 4, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah. Yakni, Yane Ardian Rachman istri dari Bima Arya dan Deviyanti Andayana istri dari Dedie A Rachim.

Kegiatan kampanye sendiri diramaikan dengan lomba memasak bareng warga. Kedua perempuan ini turut meramaikan perlombaan yang diikuti para kaum perempuan. Bahkan, keduanya tidak canggung untuk menyuapi pendamping hidupnya masing-masing. “Masih suka (saling menyuapi). Paling penting makan bareng-bareng sama keluarga,” kata Yane usai mengikuti gerilya.

Hal senada diungkapkan Deviyanti. Menurutnya, yang paling sering menyuapi adalah suaminya, Dedie A Rachim. Karena, memang diakuinya bahwa ia sedikit sulit untuk makan. “Suka. Tapi yang paling suka disuapin saya. Mungkin daripada saya tidak makan ya,” kata Devi seraya tersenyum.

Sementara itu, Bima Arya dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemimpin itu bagai tukang masak atau chef. Artinya, bisa melayani dan meracik hidangan senikmat mungkin untuk bisa dinikmati warga. Sehingga, jika kelak ia dipercaya kembali memimpin Kota Bogor, pasangan Bima-Dedie dalam menjalankan roda pemerintah akan berlaku sebagai chef, chef program kebijakan pemerintah yang dibutuhkan warga. “Jadi tidak akan ada lagi pelayanan publik yang terkendala. Insya Allah,” kata Bima.

Sekedar diketahui, pasangan Bima-Dedie melakukan gerilya kampanye di dua titik berbeda. Pertama, gerilya bersama warga Kampung Babakanpendeuy, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Lalu, ngariung bareng warga di Kampung Bojongneros dan lomba memasak di Kampung Kebon Manggis, Kelurahan Paledang.

KOMENTAR