Select Page

Advertisement

PWI Pengurus Kota Bogor Bersama KPUD Kota Bogor Selenggarakan Sosialisasi Pilkada Di Kalangan Insan Pers | Headline Bogor

PWI Pengurus Kota Bogor Bersama KPUD Kota Bogor Selenggarakan Sosialisasi Pilkada Di Kalangan Insan Pers | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Acara Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 yang di selenggarakan pihak KPUD Kota Bogor bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pengurus Kota Bogor yang berlokasi di salah satu hotel di Kota Bogor , yang dihadiri dari berbagai Media dengan mengambil tema “Media Sebagai Pelindung Persatuan Bangsa”.

Pada kesempatan tersebut PLT PWI Pengurus Kota Bogor Arihta Surbakti mengatakan peranan media sangat penting dalam pesta demokrasi terutama dalam pemilihan kepala daerah

“Media sangatlah penting dalam memberikan kabar dan informasi serta sosialisasi yang benar menyangkut Pilkada, jangan sampai peran Media menjadi salah satu propokator dan memberikan berita tidak benar atau berita hoax, harus berdiri secara independen” tegasnya.

Sementara Ketua KPUD Kota Bogor H. Undang Suryatna menyampaikan beberapa informasi serta materi sosialisasi kepada para insan pers yang hadir. Ketua KPUD mengatakan peranan media adalah sebagai jendela informasi yang dapat menyampaikan pemberitaan dengan jelas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPUD mengatakan jika tanggal 10 sampai 23 adalah kampanye yang melibatkan media massa, berupa iklan yg bersifat independen.

“Calon tidak boleh memuat iklan di media dengan sembarangan, karena akan terkena sangsi, iklan harus melalui KPUD Kota Bogor, dan 4 bulan lebih masa Kampanye yang berbentuk Iklan.

Pemberitaan dan Penyiaran ,Wajib mematuhi kode etik kampanye , Media Masa pun tidak dapat Menyiarankan Iklan ataw Rekam Jejak Paslon,itu salah satu yang di larang.Tim Pemenangan tidak dapat menjalankan kegiatan Paslon yang di Seponsori oleh Para Pasangan Calon.Media Masa pun tidak boleh memuat Pemberitaan ataw Iklan Kampanye seduai pesanan Paslon”ujar Undang sebagai Ketua KPUD kota Bogor.

Untuk pelaksanaan pemilihan, Ketua KPUD memberikan informasi jika pemilih saat akan memilih haruslah membawa e-KTP, maka para pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan disertai eKTP atau surat keterangan untuk mendaftarkan sebagai calon pemilih.

Selain itu Dr David Rizal Nugroho,S.S,M.Si dalam pemaparan materi yang bertemakan tentang hoax adalah kabar Palsu atau kabar bohong , kehadiran berita hoax merupakan dampak negatif dari kebebasan berbicara dan berpendapat, khususnya dalam media sosial dan yang menghadirkan opini publik, menggiring opini, serta membentuk persepsi publik dengan hoax.

Sementara itu pemateri Heri Setiawan dalam paparannya mengatakan aturan pemberitaan dalam pilkada saat ini sangatlah ketat, khususnya dalam hal pemasangan iklan di media, jika tidak berhati – hati.

“Dalam kesempatan ini saya ingun menyampaikan harapan dan keluh kesah tentang aturan yang di buat KPU, aturan itu sangat ketat, yang memprihatinkan para awak media, jika tidak berhati hati dalam menyampaikan pemberitaan, yang memungkinkan dapat terjerat UU, bila saja tidak di konfirmasi secara berimbang dalam menyajikan Pemberitaanya” tuturnya

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *