Select Page

Sikap PMII Atas Penyerang Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman Yogyakarta | Headline Bogor

Sikap PMII Atas Penyerang Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman Yogyakarta | Headline Bogor

KOTA BOGOR – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pakuan menyesalkan peristiwa penyerangan yang terjadi di Gereja Santa Lidwina Bedog. Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta pada pagi hari ini, minggu 11/02/218.

Dalam Video yang diperoleh, Wakil Ketua II Eksternal Pengurus Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pakuan, menyampaikan beberapa pernyataan terkait peristiwa yang terjadi di Greja Santa Lidwina Yogyakarta tersebut.

Saya atas nama Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pakuan Periode 2018/2019, Rahmat Hidayat sangat menyesalkan peristiwa yang telah terjadi di Greja Santa Lidwina Yogyakarta yang diserang oleh seorang oknum yang ingin memecah belah kebhinekaan dan keragaman yang bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peristiwa ini tidak semestinya terjadi didalam negeri yang majemuk, karena setiap warga negara memiliki hak-hak asasi yang sama Dimata hukum yang berdasar pada UUD 1945.

Kejadian tersebut, selain akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa juga merenggut hak dan dan kebebasannya dalam melanksanakan ibadah menurut keyakinannya masing-masing.

Kami atas nama Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pakuan, menyatakan empati yang mendalam atas apa yang telah terjadi di rumah ibadah Gereja Santa Lidwina Yogyakarta.
Kedepan, Semoga peristiwa ini tidak terulang kembali untuk kedua kalinya.

Atas nama kemanusiaan, Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pakuan, menyayangkan atas atas peristiwa yang menimpa saudara kita di Greja Santa Lidwina. Sleman, Yogyakarta.

1. Mengutuk tindakan kekerasan yang telah merampas hak-hak dan kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
2. Mendesak agar negara segera hadir dalam melakukan berbagai upaya untuk melakukan evaluasi dan pencegahan atas kasus yang telah terjasi di Rumah Ibadah Greja Santa Lidwina Sleman Yogyakarta.
3. Mengharapkan suport dari Sahabat-sahabat Pengurus Rayon/Komisarat yang ada di Sleman, Yogyakarta agar dapat membantu pihak kepolisian dalam pendampingan Umat. Khususnya yang sedang berduka, umat Katolik Greja Santa Lidwina di Sleman, Yogyakarta.

Galih

KOMENTAR