Select Page

GWRF 2018 : Mari Menyayangi Puisi Ala Sang Maestro | Headline Bogor

GWRF 2018 : Mari Menyayangi Puisi Ala Sang Maestro | Headline Bogor

JAKARTA – Siapa yang tidak mengenal sosok Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo. Duo maestro dunia perpuisian Indonesia yang kutipan puisinya kerap kali berlalu – lalang di jagad maya. Pada kesempatan kali ini, keduanya dipertemukan dalam acara yang digagas oleh penerbit Gramedia, yaitu Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) yang bertajuk “Meet the Master”.

Bertempat di Perpustakaan Nasional, Acara GWRF dikemas dalam dua hari, yaitu mulai tanggal 7 – 8 April 2108. Senada dengan tema, Gramedia memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk berdiskusi langsung dengan penulis – penulis kondang Indonesia seperti Tere Liye, Eka Kurniawan, Donny Dhirgantara, Leila S. Chudori, dan banyak lainnya.

Duo Maestro Puisi, Joko dan Sapardi, diberikan kesempatan untuk mengisi acara pada sesi penutup. Para penggemar memadati auditorium dan sangat antusias mengikuti diskusi dengan dua penyair kebanggaan Indonesia. Tema yang diusung yaitu “Menyayangi Puisi” dimana Keduanya memiliki cara yang berbeda dalam memaknai hal tersebut. Sapardi menyampaikan bahwa dalam menyayangi puisi, pembaca tidak perlu untuk memahami makna, cukup dihayati karena setiap orang akan memiliki pemaknaan yang berbeda. Sementara itu, Joko Pinurbo menilai bahwa proses menulis puisi mesti dilakukan secara serius meskipun tema yang diangkat berasal dari hal – hal sederhana seperti pada puisi-puisinya yang bertajuk “Celana”.

Tak ketinggalan, sebagai penutup acara, sang duo maestro menunjukan keahliannya dalam membaca puisi di depan para penggemar. Pada kesempatan ini, Joko Pinurbo juga mengenalkan gubahan puisi – puisinya yang dijadikan lagu sebagaimana puisi – puisi Sapardi yang sudah banyak digubah menjadi lagu yang memiliki kedalaman makna dan memiliki arti tersendiri di hati para penggemarnya.

Maryanti

KOMENTAR

About The Author