Select Page

Ribuan Guru Honorer Bekasi datangi kantor Walikota

Ribuan Guru Honorer Bekasi datangi kantor Walikota

Bekasi (headlinebogor.com) – Ribuan Guru Honorer se- Kota Bekasi mendatangi kantor Walikota Bekasi dengan meminta kejelasan terkait banyaknya Tenaga Kerja Kontrak Baru (TKK) yang membawa Surat Perintah. Sedangkan kami sudah bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar.

Saat ini Ketua Front Pembela Honorer Indonesia Kota Bekasi masih terus meminta kejelasan pemerintah terkait nasib para guru honorer yang belum diangkat menjadi Tenaga Kerja Kontrak.

“Padahal sudah dijanjikan, Pemerintah Kota Bekasi memberi kejelasan nasib honorer kapan bisa diangkat menjadi Tenaga Kerja Kontrak ,tetapi malah belum ada kejelasan juga sampai hari ini,” Ujar Firman yang dilansir oleh Zonapantau pada saat wawancara.

Firman sebagai ketua FPHI (Front Pembela Honorer ¬†Indonesia) Kota Bekasi merasa kecewa banyaknya Tenaga Kerja Kontrak baru yang belum merasakan mengabdi bertahun-tahun bisa langsung masuk dengan bermodal Surat perintah sedangkan, honorer yang udah bertahun-tahun malah tidak diperhatinkan dipecat tanpa alasan, “ungkap Firman.

Firman juga mengatakan Banyak Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Guru SD dan SMP baru yang diangkat oleh pemkot Bekasi tanpa melalui syarat sebagai tenaga pengajar.

“Harusnya syaratnya sekarang minimal S1 (Sarjana) PGSD, tapi ini malah jadi banyak TKK baru yang masuk tanpa harus mengajar lebih dari satu tahun dan mereka tidak sarjana linear sesuai jurusan PGSD,” Jelasnya Firman pagi (20/2)

“Tak pantas seorang guru yang sudah mengabdi bertahun-tahun di buang begitu saja , sedangkan orang yang baru keluar kerja bisa masuk sekolah dengan modal SP? Yang nggak tau asalnya dari mana SP tersebut. “Karena ini masalahnya mereka tanpa masa kerja loh, tiba-tiba malah di beri langsung tempat tugas dan SK oleh Dinas Pendidikan dan BKPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah),” Tambahnya Firman

Firman berharap, Agar pemerintah serta dinas bisa berfikir dan menginjakkan kaki bagi guru honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun lebih bisa diperhatikan, dan lebih meminta kejelasan untuk para guru honorer kapan diangkat menjadi Tenaga Kerja Kontrak,” Pungkasnya. (ADR)

KOMENTAR

About The Author