Select Page

Traffic Layanan Telekomunikasi Indosat Ooredoo Selama Masa Libur Lebaran 2018 | Headline Bogor

Traffic Layanan Telekomunikasi Indosat Ooredoo Selama Masa Libur Lebaran 2018 | Headline Bogor

JAKARTA – Indosat Ooredoo berhasil mengantisipasi prediksi kenaikan traffic baik itu telepon, SMS, maupun Data pada saat tingginya kebutuhan berkomunikasi pelanggan selama masa libur Lebaran 2018. Sejak H-7 sampai dengan H+7, Indosat Ooredoo mencatatkan kenikan traffic Data sebesar 45% dibanding traffic hari biasa, atau 71% dibandingkan tahun lalu. Tingginya traffic Data didominasi oleh penggunaan aplikasi perpesanan, social media, dan web browsing.

Sebaliknya, traffic layanan suara selama Lebaran 2018 mengalami penurunan sebesar 9% dibanding dengan traffic hari biasa, atau tercatat 169 juta menit. Sementara traffic layanan SMS tercatat 165 juta SMS atau meningkat 2% dibanding traffic hari biasa. Perubahan gaya komunikasi pelanggan yang cenderung menggunakan OTT (over the top) atau layanan aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, dan aplikasi sejenis lainnya, berakibat pada naiknya volume penggunaan sebesar 85,3% dibanding hari biasa.

Sebelumnya, Indosat Ooredoo telah menyiapkan kapasitas jaringan baik untuk telepon, SMS maupun Data untuk memastikan pelanggan tetap lancar dan nyaman berkomunikasi selama masa mudik, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439H, serta libur Lebaran 2018. Kapasitas suara ditingkatkan menjadi 37,49 juta Erlang/hari, kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,01 milyar SMS/hari, dan kapasitas Data ditingkatkan menjadi 11.394 TeraByte/hari.

Selain menaikkan kapasitas jaringan, Indosat Ooredoo juga telah memperluas cakupan jaringan, serta melakukan perbaikan jaringan lewat optimisasi dan pemusatan jaringannya ke lokasi-lokasi strategis seperti jalur mudik dan tempat tujuan wisata. Command Center melalui Indosat Ooredoo Network Operations Center (INOC) juga turut memantau pergerakan penggunaan traffic Data pelanggan dari satu kota ke kota berikutnya serta melihat traffic Data dari penggunaan beberapa aplikasi yang digunakan pelanggan di tempat wisata.

“Sudah menjadi prioritas kami untuk menjaga kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi, apalagi di masa-masa libur panjang Lebaran ini. Berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh tim, kami bersyukur pelanggan dapat menggunakan layanan kami dengan lancar dan nyaman,” ujar Dejan Kastelic, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo.

Pada hari-H Lebaran 2018, peningkatan traffic untuk suara yang paling tinggi terjadi di Pulau Madura yang mencatatkan kenaikan 21,5%. Sementara untuk traffic Data peningkatan tertinggi terjadi di Provinsi Bengkulu dengan kenaikan sebesar 88,26%. Kota Cianjur tercatat yang paling tinggi penggunaan layanan teleponnya saat Lebaran sebesar 109 ribu Erlang, dan Kota Magelang yang tercatat paling banyak menggunakan layanan Data sebesar 185 ribu GigaByte. Solo dan Yogyakarta menjadi tujuan utama pelanggan dari daerah lain, terlebih dari Jabotabek, dimana tercatat tingkat kedatangannya sekitar 9% dibanding hari biasanya.

Tentang Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo (IDX: ISAT), bagian dari Ooredoo Group, adalah perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia yang memberikan akses dan konektivitas kepada setiap orang dan bisnis. Berfokus pada human growth, Indosat Ooredoo ingin meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik melalui dunia digital.

Pada Kuartal I tahun 2018, Indosat Ooredoo memiliki 96,2 juta pelanggan dan mencatatkan peningkatan traffic data sebesar 75,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Indosat Ooredoo menerima penghargaan sebagai Most Innovative Company of the Year tahun 2015 dari Asia Pacific Stevie Awards.

Tentang Ooredoo

Ooredoo adalah sebuah perusahaan komunikasi internasional yang beroperasi di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara. Melayani konsumen dan bisnis di 10 negara, Ooredoo memberikan pengalaman data terdepan melalui berbagai konten dan layanan yang canggih, jaringan seluler dan data fixed-sentris.

Ooredoo melayani 164 juta pelanggan dan membukukan pendapatan USD 8,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2017. Sahamnya tercatat di Bursa Efek Qatar dan Abu Dhabi Securities Exchange.

KOMENTAR