Select Page

Indonesia Turunkan 17 Atlet eSport Dalam Ajang Asian Games 2018 | Headline Bogor

Indonesia Turunkan 17 Atlet eSport Dalam Ajang Asian Games 2018 | Headline Bogor

JAKARTA – Penikmat olahraga akan menyaksikan perhelatan Asian Games 2018 kurang dari 100 hari lagi. Indonesia sendiri saat ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam ajang olahraga terakbar di benua Asia.

Pada ajang yang akan digelar di Palembang dan Jakarta ini pun akan menghadirkan beberapa perlombaan baru yang yang memanfaatkan kemajuan teknologi.

Olahraga digital itu sendiri telah dibagi ke dalam enam permainan di antaranya, Hearthstone, Pro Evolution Soccer, Arena of Valor, League of Legends, Clash Royale, dan Starcraft II.

Indonesia sendiri pun telah mengumumkan beberapa atlet eSports yang akan bertanding di Asian games 2018 mendatang.
Daftar Atlet
Berikut 17 nama atlet eSports yang akan membela Indonesia di Asian Games 2018:

HEARTHSTONE

1. Hendry Handisurya – DKI Jakarta

PRO EVOLUTION SOCCER

2. Rizky Faidan – Jawa Barat

3. Setia Widianto – Jawa Barat

ARENA OF VALOR

4. Glen Richard Pangalila – Jawa Barat

5. Hartawan Muliadi – NTB

6. Ilham Bahrul Hadi – Jawa Barat

7. Muhammad – DKI Jakarta

8. Farhan Akbari H – Jawa Timur

LEAGUE OF LEGENDS

9. Malik Abdul Aziz – DKI Jakarta

10. Juan Felix – Kalimantan Selatan

11. Ruly Sandra Sutanto – DKI Jakarta

12. Peter Tjahjadi – Jawa Barat

13. Gerry Arisena – Jawa Barat

14. Ericko Lim – DKI Jakarta

15. Bayu Putera Sentosa – Kepulauan Riau

CLASH ROYALE

16. Ridel Yesaya Sumarandak – Sulawesi Utara

STARCRAFT II

17. Nyoman Arie P – Banten

Pembelian tiket Asian Games 2018 sudah bisa dilakukan mulai pada 30 Juni mendatang. Pembelian dapat dilakukan melalui provider penjualan tiket kiostix selaku mitra yang ditunjuk oleh Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc).

Tiket akan dijual dengan harga termurah Rp 30.000, hingga termahal Rp 100.000 melalui link khusus yang nanti akan dibuat di website resmi Asian Games 2018.

“Kerjasama dengan kiostix ini untuk meminimalisir penggunaan uang negara untuk ticketing. Jadi tidak ada pengadaan komputer untuk ngeprint tiket dll. Karena dengan sistem kepanitiaan Inasgoc saat ini akan sangat komplek untuk melakukan pengadaan sendiri,” ujar Ketua Inasgoc Erick Thohir dalam jumpa pers di Kantor Inasgoc, Wisma Serba Guna, Senayan, Jakarta.

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *