Select Page

Pemimpin Idaman Kabupaten Bogor | HEADLINEBOGOR.COM

Pemimpin Idaman Kabupaten Bogor | HEADLINEBOGOR.COM

Agenda pilkada serentak sebagai amanat konstitusi akan segera dilaksanakan pada hari Rabu 27 Juni 2018. Beragam corak partai politik akan mewaranai iklim demokrasi di daerah yang akan mengikuti pilkada serentak ini, salah satunya adalah kabupaten Bogor. Sebagai kabupaten yang memiliki jumlah penduduk 5,5 juta jiwa dengan karakteristik masyarakat yang beragam, dan kekayaan sumberdaya alam yang melimpah, akan menjadi modal utama untuk mewujudkan kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju di Indonesia.

Namun sampai saat ini belum ada satu pun pemimpin yang mampu mewujudkan cita-cita tersebut. Baik pemimpin yang berasal dari partai politik nasionalis, agamis maupun dari latar belakang lainnya, sehingga perlu adanya pembaruan dalam sistem pengkaderan di dalam partai politik sebagai kendaraan dalam mendapatkan kursi kekuasaan.

Lagi-lagi dengan sistem rekomendasi bakal calon bupati yang ditentukan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) masing-masing partai politik, akan menimbulkan sistem penjaringan yang salah, sebab yang tahu tentang kedekatan bakal calon bupati dengan rakyatnya, adalah Dewan Pengurus Cabang (DPC) masing-masing partai politik. Sehingga jika DPP tidak selektif dalam memilih bakal calon bupati dan tidak mempertimbangkan rekomendasi DPC, maka masyarakat akan memilih pemimpin yang tidak tahu siapa yang ia pilih, dan masyarakat akan terjebak dalam pesta demokrasi sehingga kedaulatannya akan digadaikan kepada pemimpin yang belum tentu mampu mewujudkan cita-cita kabupaten Bogor.

Selain itu, calon-calon bupati yang sekarang bermunculan adalah orang-orang lama yang sekarang bagian dari pemerintahan, baik calon bupati dari partai PPP, Golkar, maupun dari partai PDIP dan yang lainnya, sehingga jika salah satu dari mereka menjadi pemenang maka stagnasi pemerintahan akan terjadi, kemajuan sulit diwujudkan dan budaya-budaya lama dalam pemerintahan tidak akan tersentuh dengan pembaruan.

Masyarakat kabupaten Bogor butuh pemimpin yang kreatif, inovatif, dan membawa nilai-nilai kebaruan, baik dibidang politik, ekonomi, maupun bidang sosial. Siapapun calon bupatinya, apapun latar belakangnya, jika membawa nilai-nilai kebaruan, maka itulah calon bupati yang akan mewujudkan cita-cita kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju di Indonesia.

Muhammad Arifin
Mahasiswa Fisip
Universitas Djuanda Bogor

KOMENTAR

About The Author