Select Page

Advertisement

Kedinasan dan Pejabat Kakanwil Jabar Tinjau Rutan Pondok Rajeg Cibinong | Headline Bogor

Kedinasan dan Pejabat Kakanwil Jabar Tinjau Rutan Pondok Rajeg Cibinong | Headline Bogor

KABUPATEN BOGOR – Kakanwil Jawa Barat laksanakan kunjungan kerja secara terprogram di Rumah tahanan Negara kelas II A Cibinong Kabupaten Bogor, (23 Agustus 2018).

Rutan Kelas II sendiri sekarang berpenghuni 1499 jiwa, kunjungan kali ini guna mencapai mewujudkan Zona integritas Lembaga Pemasyarakatan.

Dan kunjungan Kanwil Jabar ini sebagai terobosan lembaga pemasyarakatan khususnya Kabupaten Bogor yang lebih dikenal LP Pondok Rajeg, sesuai arahan Kementrian Hukum dan Ham UURI No 25 tahun 2009 dan surat keputusan dirjen Pas 14 .OT.02.02 2014.

Demi terciptanya pelayanan kerja sesuai SOP dan mengarah kestandar pemasyrakatan yang lebih profesional, Kepala Kantor Kanwil Jabar Drs ibnu Choldun Bc.IP.SH.Msi, mengatakan kepada

“Kami akan selalu meninjau kelengkapan pelayanan disetiap Lapas yang berada di Jawa Barar, salah satunya yang saya Meninjau langsung yaitu, Lapas Pondok Rajeg kami tahu betul Bahwa Lapas disini adalah Lapas percontohan serta Lapas terbaik untuk diwilayah Jabar, dengan Julukan Lapas Reformasi yang mempunyai sistem mudah secara pengontrolan dalam tata laksana,” ujarmya

Tugas seperti tamu yang berkunjung mendapat perlakuan yang sangat sopan sehingga pengunjung mempunyai kenyamanan, serta pengawasan dalam hal pengaduan sangat direspon dengan baik oleh para petugas, yang selalu cepat,sehingga tidak memperlambat penampungan.

“Masalah yang ada didalam LP saya sangat apresiasi akan kegiatan di khususnya di LP Rajeg dari mulai penataan ruang kerja, mekanisme sistim informasi dengan memakai sidik jari para WBP ( Warga Binaan Pernah ) yang tidak perlu lagi susah kapan pulang setelah menjalani masa tahanan,” tambahnya

Penciptaan binkai kerja Para WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) sekarang ini memiliki rekening sendiri sehingga kunjungan tahap pertama saat ini akan tercapai sesuai dengan visi Kementerian di “Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani”.

Kepala Lapas Pondok Rajeg, I Gede Agung Krisna mengatakan, “Bahwa sistem yang kami bangun saat ini adalah Ide saya, saat bertugas di LP Batam beberapa tahun lalu dan mencoba membangun sistem ini mulai berjalan dari bulan april 2017 – sampai 2018 hingga kini,” ucapnya

Lanjut harapannya, “Dengan kemudahan kinerja seperti ini sangat membantu sekali dan menekan oknum – oknum yang melakukan praktek pungli, sehingga kita bisa memberantas pungli-pungli didalam Penjara, serta hal-hal yang sifatnya menghambat kinerja kami sebagai pelayan, bagi yang melanggar WBP akan kami tindak tegas,”ungkapnya.

Sembiring

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *