Select Page

SDN 08 Cilangkap Selenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru | Headline Bogor

SDN 08 Cilangkap Selenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru | Headline Bogor

DEPOK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) O8 Cilangkap Kecamatan Tapos membuka RUMBEL untuk penerimaan peserta didik baru, dan berjalan dengan aman dan lancar. Untuk pendafataran calon siswa mencapai 178 calon siswa, walau masih belum lama berdiri antusiasme warga untuk memasukan anaknya di sekolah ini cukup tinggi.

Begitu antusiasnya, para orang tua calon siswa datang pagi hari untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut. “Saya datang jam 6 kurang dan sudah dapat nomor 63, saya sebagai orang tua sangat berharap anak saya dapat masuk disekolah ini, karena dekat dengan rumah saya mengontrak, sehingga anak saya bisa berjalan kaki kesekolah tanpa harus mengeluarkan biaya naik kendaraan,” ujar orang tua siswa.

Saat ditemui panitia sekolah, Eti diruang kerjanya mengatakan untuk tahun didik 2018 dibuka penerimaan sesuai dengan kebutuhan.

“Tahun ini akan dibuka sesuai kebutuhan siswa tapi lebih enaknya tanyakan saja kepada kepala sekolah biar lebih jelas,”Ujar Eti

Saat ditemui, Kepala sekolah SDN 08 Cilangkap Sukamto .SPd.M .Pd yang juga sedang memberikan pengarahan saat akan dibagikan pengisian formulir pendaftaran mengatakan

“Sekolah kami memang sangat baru yang diresmikan oleh Walikota Depok ( 1 Febuari 2017) awalnya kami bergabung dengan SDN 02 yang dekat dengan kantor kelurahan Cilangkap, memang kita akui antusias para orang tua cukup tinggi untuk menyekolah kan anaknya hal ini terbukti dengan banyaknya para orang tua murid yang mengambil kupon pendaftaran yang di sediakan kami,” ujar Sukamto

Sebagai informasi Sukamto menambahkan untuk para orang tua agar cepat menyelesaikan persyaratan, agar bisa anaknya untuk bersekolah. Dan untuk 4 ruang kelas belajar berjumlah 32 siswa, sesuai peraturan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ,

“Dengan fasilitas sekolah yang baru kami akan agendakan program kurtilas ditahun 2018 untuk semua kelas dan disekolah ini,pun kegiatan ektra kurikulernya cukup padat seperti Pramuka , atletik ,tekwondo, guna menunjang minat dan bakat para siswa, karena program wajib belajar yang telah diprogramkan negara harus berumur 6 tahun keatas tidak bisa dibawa 6 tahun dan apa bila ada calon siswa yang umurnya 8 tahun ini pun kami akan melalui psikotes & konseling lebih dulu,” pungkas Sukamto

Julianto S.

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *