Select Page

Baca Yuk!!! Novel InsPiratif Karya Wildan F Mubarock

Baca Yuk!!! Novel InsPiratif Karya Wildan F Mubarock

Sebuah Pengantar

Dari Aku yang Menyapamu Sastrawan Imut

Sarjana merupakan gelar yang menjadi ukuran seseorang un- tuk tidak dipandang sebelah mata. Suatu ukuran yang dapat menjamin masa depan yang cerah. Orangtua dengan susah payah mempersiapkan biaya untuk bisa memenuhinya. Dengan daya upaya, cucuran keringat, dan air mata, bahkan sampai menjual kekayaan yang dimilikinya. Tidak pernah ketinggalan doa yang terus mengalir berusaha untuk bisa mewujudkan ha- rapannya, ―Sarjana‖. Namun harapan dan kenyataan sering tidak beriringan. Banyak orang sukses dengan keterampilannya tanpa tuntutan gelar kesarjanaan. Sebaliknya, banyak yang mengalami kegagalan dengan gelar kesarjanaan yang dimilikinya karena ukuran sukses adalah materi yang menjadi kekayaannya. Ke- nyataan tersebut dapat membuat kegelisahan yang berakhir dengan keputusasaan atau menjadikan dirinya berjuang memu- tar otak dan mengembangkan potensi dirinya untuk bisa tetap semangat menghadapi kenyataan hidup. Padahal kesarjanaan tidak identik dengan materi berlimpah.

Sarjana di Tepian Baskom memberikan gambaran perjalanan seorang sarjana pendidikan yang berjuang penuh semangat me- raih mimpi dan cita-citanya dengan modal keyakinan akan po- tensi dirinya. Bekal ilmu yang didapatkan semasa pendidikan

dan dasar agama yang kuat sebagai fondasi kehidupan mem- buatnya optimis dalam menjalani hidup dan melangkah meraih cita-cita dan harapannya. Ceritanya dikemas dengan menarik, pilihan kata yang tepat, penuh dengan penggunaan gaya bahasa yang indah dan beragam, sarat dengan filosofi hidup yang sangat berarti, dan penuh dengan kandungan pengetahuan, serta kete- rampilan tentang proses pembelajaran. Selain itu, dasar-dasar agama tidak luput diangkat sebagai ajaran moral melalui tokoh- tokohnya. Sebagai sentuhan pemanis dalam perjalanan meraih harapannya diselipkan kisah cinta sebagai sesuatu yang manu- siawi. Semuanya itu menjadikan bacaan ini bacaan yang tepat bagi para siswa, mahasiswa, maupun orangtua untuk diapresiasi dari segala aspek.

Sebagai novel perdana, Sarjana di Tepian Baskom Edisi “„

Guru” merupakan karya yang tidak bisa dianggap remeh. Novel dikemas dalam bentuk cerita yang sederhana, namun amanat yang disampaikan akan menjadi pembelajaran bagi anak didik, pendidik, termasuk orangtua, masyarakat, dan pemerintah se- bagai pemangku kebijakan yang akan memikirkan dan member- dayakan serta menghargai para lulusan.

Ketidaksempurnaan merupakan sesuatu yang wajar, tapi bisa membuahkan hasil karya adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh banyak orang. Teruslah berkarya. Berkaryalah wahai seni-

man imut yang karyanya besar.

– Astuti Mubandrijo-

Dosen dan Pemerhati Karya Sastra

KOMENTAR