
KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota mengamankan sedikitnya 150 pelajar yang diduga hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa. Dari jumlah tersebut, delapan pelajar berasal dari sekolah di Kota Bogor dan 12 dari Kabupaten Bogor, serta sisanya masih dalam pengambilan keterangan.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan, sebagian besar pelajar itu terpengaruh ajakan yang beredar melalui media sosial. Hal ini diketahui setelah polisi memeriksa ponsel milik mereka.
“Rata-rata keberangkatan mereka berawal dari ajakan di media sosial. Kami sudah melakukan pemanggilan baik kepada pihak sekolah maupun pihak keluarga. Nantinya, setelah didata dan menunggu kehadiran pihak orang tua atau sekolahnya, mereka akan dipulangkan dengan membuat surat pernyataan terlebih dahulu,” ujar Kombes Eko Prasetyo, Kamis (28/8).
Polisi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi membahayakan keselamatan. Selain mengamankan para pelajar, Polresta Bogor Kota juga menyiagakan personel guna mengawal jalannya aksi di dua titik, yakni depan DPRD Kota Bogor dan Jalan Jenderal Sudirman.
“Untuk pengamanan unjuk rasa, kami dibantu dari seluruh institusi, baik TNI-Polri, Denpom, Brimob, maupun Satpol-PP, dengan total kekuatan 638 personel,” jelas Kapolresta.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta mengimbau agar para pelajar tidak mudah terprovokasi ajakan di media sosial yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga meminta orang tua dan pihak sekolah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, baik di sekolah maupun di luar jam belajar. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !