Peringatan Hari Ibu Bukan Hanya Moment Selebrasi Semata

Menurut data yang ada di P2TP2A Kota Bogor, tercatat 134 aduan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2017, 108 aduan masuk pada tahun 2018 dan 93 aduan tercatat dari januari – Oktober 2019. Ketua P2TP2A Mutia Qoriana menyebutkan bahwa dari aduan kasus yang masuk masih didominasi oleh kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dalam hal ini, selama 93 kali memperingati perayaan hari ibu, makna dari peringatan tersebut belum tersampaikan dengan baik khususnya di Kota Bogor. Perayaan hanya sebagai selebrasi semata tanpa mendalami makna yang terkandung dalam perayaan hari ibu tersebut.

Baca Juga  Pancasila Adalah Visi Besar Bangsa Indonesia

Memperingati hari ibu yang ke – 93 ini, saya mengajak kepada masyarakat untuk tidak hanya menjadikan moment selebrasi semata, namun dijadikan sebagai ajang untuk lebih menyadari betapa besar peran seorang ibu dalam kehidupan berkeluarga bahkan dalam kehidupan berbangsa serta menjadikan kita untuk memuliakan seorang ibu.

Post ADS 1

Seperti yang diungkapkan Bung Karno, “Perempuan itu tiang negeri. Manakal baik perempuan, baiklah negeri ini. Manakala rusak perempuan, rusaklah negeri.” Artinya perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan kehidupan bernegara, sehingga seorang perempuan menjadi tolak ukur baik buruknya suatu bangsa.

Baca Juga  Apakah Perpres PPK Merupakan Solusi Final Bagi Sistem Pendidikan Nasional Indonesia?

Siti Maelani, S.M.
(Wakabid Kesarinahan DPC GMNI Bogor)

Pages: 1 2Show All

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !