
KOTA BOGOR – Dalam rangka menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sanggar Kharisma Bogor Berbudaya bekerja sama dengan PWI Kota Bogor menggelar Pasanggiri Tari Jaipong. Kegiatan seni budaya tersebut berlangsung di Lantai 3 Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, pada Ahad (8/2).
Ajang ini diikuti sebanyak 35 peserta kategori tunggal dan 7 kelompok rampak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP hingga SMA. Para peserta tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor, tetapi juga datang dari sejumlah daerah lain, seperti Banten, Sukabumi, Bandung, Garut, dan Purwakarta.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara pembukaan, di antaranya Ketua PWI Kota Bogor Herman Indra Budi, Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo, Danramil 0605/Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi, perwakilan Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Bogor Juliana, serta Jamaludin dari BPPD Kota Bogor. Pembukaan pasanggiri ditandai dengan penampilan flashmob jaipong oleh para peserta.
CEO Kharisma Bogor Berbudaya, Irma Siti Nurafiani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda keempat yang diselenggarakan Kharisma Bogor Berbudaya sepanjang tahun 2026.
”Alhamdulillah, pagi ini adalah event Kharisma Bogor Berbudaya yang keempat di tahun 2026. Pada tahun 2025 lalu, dari Januari hingga Desember kami telah melaksanakan 27 event, semuanya dengan rekomendasi dari Disparbud Kota Bogor,” ujarnya.
Irma menambahkan, pada tahun 2026 Kharisma Bogor Berbudaya telah resmi masuk dalam Calendar of Event (CoE) Disparbud Kota Bogor, sehingga berbagai kegiatan budaya akan terus digelar hingga penghujung tahun.
”Untuk hari ini kami bekerja sama dengan PWI Kota Bogor dalam rangkaian HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI. Alhamdulillah, pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Irma.
Dalam penilaian lomba, panitia melibatkan tim juri yang terdiri dari Erna Sukmasari dari MGMP Seni Budaya, Eri Cahyadi dari Bogor, serta Tasmin dari Bandung. Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat dari Disparbud Kota Bogor yang dapat digunakan untuk jalur prestasi (Japres).
Irma berharap pasanggiri tari jaipong ini dapat terselenggara secara berkelanjutan sesuai kalender event yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Sunda.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PWI Kota Bogor dan Sanggar Kharisma Bogor Berbudaya dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
”Alhamdulillah, kegiatan ini dinamakan Kharisma Budaya Istimewa karena bertepatan dengan HUT PWI dan HPN 2026,” ujar Aldho, sapaan akrab Ketua PWI Kota Bogor.
Aldho menegaskan, PWI Kota Bogor berkomitmen memberikan dukungan nyata kepada para peserta dengan mempublikasikan seluruh peserta dan pemenang lomba melalui media yang tergabung dalam PWI Kota Bogor.
”Nantinya para juara akan dimuat di media. Harapannya, kegiatan seni yang diselenggarakan sanggar dari berbagai daerah ini tidak berhenti hanya saat lomba, tetapi bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Aldho, kegiatan seni budaya seperti pasanggiri tari juga menjadi media positif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap penggunaan gawai.
”Dengan adanya sanggar dan event seperti ini, anak-anak bisa lebih fokus pada prestasi dan kreativitas. Kesenian Sunda bahkan bisa membawa mereka tampil hingga ke luar negeri. Prestasi jaipong adalah prestasi yang membanggakan,” pungkasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !