JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Denda Rp1 Miliar dan Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Dok. Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Jika uang pengganti tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah putusan inkrah, jaksa meminta aset terdakwa disita dan dilelang. Apabila nilai aset tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama sembilan tahun.

JPU Roy Riady menyampaikan bahwa surat tuntutan disusun berdasarkan fakta-fakta persidangan yang diperoleh dari keterangan saksi, ahli, dokumen, hingga hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurutnya, persidangan juga mengungkap adanya praktik birokrasi yang menyimpang melalui pembentukan Shadow Organization atau pemerintahan bayangan yang melibatkan pihak eksternal seperti Ibrahim Arief, Jurist Tan, dan Fiona Handayani.

Post ADS 1

Keterlibatan pihak luar tersebut dinilai mengabaikan peran pejabat resmi kementerian yang lebih memahami kebutuhan dan kondisi sekolah di lapangan.

Baca Juga  Polda Jatim Dirikan Posko Informasi dan DVI Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

“Fakta persidangan juga mengungkap adanya dugaan konflik kepentingan, di mana terdapat hubungan investasi dan utang usaha antara pihak penyedia teknologi dengan perusahaan yang dimiliki oleh Terdakwa, sehingga menciptakan simbiosis yang tidak sehat dalam pengadaan barang negara,” ujar JPU Roy Riady.

JPU juga menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan anggaran lebih dari Rp9 triliun berada di tangan menteri selaku pengguna anggaran, bukan hanya pejabat teknis di bawahnya. Kerugian negara dalam perkara tersebut disebut nyata dan pasti berdasarkan perhitungan data Pusdatin. (DR)

Baca Juga  DKPP Periksa Anggota KPU Kota Bogor Terkait Dugaan Gratifikasi

Pages: 1 2Show All

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !