FMR Bogor Raya Soroti Dugaan Penyalahgunaan BMD, STS: Kita Akan Panggil BKAD dan Bapenda

Dok. Audiensi FMR Bogor Raya dengan Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso.

Menanggapi tuntutan massa, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), mengakui adanya praktik hubungan yang tidak sehat antara sebagian organisasi masyarakat atau LSM dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ada satu hubungan yang intens antara satu LSM dengan pihak OPD. Jadi LSM itu kan sebetulnya tugasnya memberdayakan masyarakat, tidak kemudian mengambil keuntungan dari posisinya untuk kepentingan pribadi atau golongannya menggunakan sumber daya dari pemerintah,” kata Sugeng.

Ia menambahkan, kerja sama antara OPD dan LSM harus dilakukan secara transparan dan jelas.

Post ADS 1

“Kalaupun terjadi hubungan kerja sama, maka harus jelas apa yang dikerjasamakan. Katakanlah mobil, apakah mobil ini paket ataupun bagian yang dikerjasamakan untuk satu kegiatan bersama,” ujarnya.

Baca Juga  Buka Perekrutan Pantarlih, Ketua KPU Kota Bogor : Tidak Boleh Terafiliasi Parpol

Sugeng juga menyoroti praktik tekanan terhadap OPD. “Saya melihat praktik-praktik itu terjadi. OPD digoyang-goyang terus akhirnya ikut takluk kepada maunya ormas atau LSM tertentu. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Terkait tindak lanjut, Komisi I DPRD Kota Bogor memastikan akan mendalami persoalan tersebut.

Baca Juga  Kasus Pokir DPRD Diduga Libatkan Camat Hingga Dinas, PPAK Kirimkan Surat Audiensi ke Kejari Kota Bogor

“Ini pasti kita dalami. Komisi I rekan kerjanya adalah BKAD. Kita akan panggil Kepala BKAD, dan bisa juga memanggil Bapenda, lalu merekomendasikan untuk diperiksa oleh Inspektorat. Tapi kita akan lakukan pemanggilan terlebih dahulu,” pungkasnya. (DR)

Pages: 1 2Show All

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !