Perang Hamas vs Israel, Anwar Ibrahim : Zionis Tanpa Henti Rampas Tanah Palestina

Dok. Tangkapan Layar Pidato PM Malaysia - Anwar Ibrahim di Sidang Umum PBB/*)

INTERNASIONAL – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim angkat bicara terkait konflik antara Israel dan Hamas yang terjadi akhir pekan ini.

Dalam pernyataannya melalui media sosial pada hari Ahad (8/10), Anwar menyatakan bahwa konflik ini dipicu oleh “tindakan berat sebelah” komunitas internasional dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Menurut Anwar, pertempuran berdarah ini terjadi karena tanah dan harta milik rakyat Palestina dirampas oleh pasukan pendudukan Israel.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat antarbangsa berterusan mengambil tindakan berat sebelah terkait segala bentuk kekejaman dan penindasan kepada rakyat Palestina. Rampasan tanah dan harta milik rakyat Palestina dibuat Zionis tanpa henti,” kata Anwar melalui media sosialnya, Ahad (8/10).

Dia menekankan solidaritas Malaysia dengan perjuangan rakyat Palestina, mengutuk kekejaman dan penindasan yang mereka alami.

“Akibat ketidakadilan ini, ratusan nyawa yang tidak bersalah menjadi mangsa korban. Malaysia kekal bersolidaritas dengan perjuangan rakyat Palestina,” lanjutnya.

Pemerintah Indonesia juga mengungkapkan keprihatinan atas eskalasi konflik tersebut. Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa akar masalah konflik ini adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel.

“Akar konflik tersebut, yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh Israel harus diselesaikan, sesuai parameter yang sudah disepakati PBB,” bunyi keterangan tertulis Kemlu RI.

Sementara itu, Israel telah secara resmi mendeklarasikan keadaan perang dan melancarkan tindakan militer signifikan sebagai respons terhadap serangan mengejutkan yang dilancarkan oleh Hamas.

Eskalasi kekerasan ini telah menelan korban jiwa, dengan ratusan orang dilaporkan tewas di Jalur Gaza akibat serangan-balasan Israel yang telah memblokade wilayah tersebut sejak tahun 2007. (*/DR)