Headline Jakarta | Tak Terapkan WFH, Kantor Non Esensial Disegel Langsung Oleh Gubernur Anies

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan inspeksi gedung – gedung kantor. Dan dalam inspeksinya tersebut, ditemukan masih ada kantor yang bukan merupakan sektor esensial melakukan kegiatan masuk untuk bekerja.

“Kami menemukan masih ada kantor-kantor yang bukan sektor esensial/ kritikal tapi masih tetap masuk bekerja atau esensial tapi melebihi 50%. Ini bukan sekadar pelanggaran peraturan PPKM Darurat yang dibuat pemerintah, ini adalah pelanggaran atas tanggung jawab kemanusiaan,” ujar Gubernur Anies.

Atas pelanggaran tersebut, kantor-kantor yang melanggar tersebut langsung disegel, ditutup kantornya, dan semua karyawannya dipulangkan untuk bekerja dari rumah dan pemilik/manajer kantor diproses hukum oleh kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Sekali lagi ini bukan soal aturan, bukan soal pasal-pasal, ini soal nyawa. Untuk melindungi sesama, melindungi saudara-saudara kita, melindungi pekerja yang bekerja untuk kita. Jangan ada lagi, pemilik dan petinggi perusahaan bisa WFH di rumah dengan aman, sementara pekerjanya diharuskan pergi dari rumah, masuk kerja dan ambil resiko. Ayo, semua harus ikut ambil tanggung jawab itu,” tambah Gubernur Anies.

“Masa-masa sulit ini akan bisa lebih cepat selesai bila kita semua bekerja sama dengan disiplin menjaga keselamatan bersama,” tandasnya. (*)