Cerita Kunjungan Ade Wardana Di Kecamatan Parung Panjang

Bogor – Dengan tidak disengaja pada saat mau mengunjungi lokasi kedua ke kampung Jawiyah, yang seharusnya belok kanan saya malah lurus terus dan menyebrangi jembatan yang beralaskan balok kayu. Dalam hati kok masih ada jembatan seperti ini di Kabupaten Bogor.

Setelah melewati jembatan, saya agak heran, kok setelah menyebrangi jembatan jalannya bagus cor beton, sedangkan diujung sebelumnya rusak parah.

Setelah kurang lebih lewat 200 meter, ada pengurus DPC Parung Panjang yang menyusul menggunakan motor menyampaikan bahwa saya diminta putar balik. saya tanya kenapa? Dia menjawab bahwa lokasi acara terlewat dan ini sudah masuk Kabupaten Tangerang,

Ini anomali yang terjadi di Kabupaten Bogor. Seharusnya tidak layak terjadi di Kabupaten yang katanya termaju.

Lalu saya turun dari mobil untuk melihat lebih jelas kondisi jembatan, yang hanya beralaskan papan, dihamparkan tanpa tali, sehingga apabila kayu tersebut tidak sejajar, ditumpuan dan diinjak maka akan menyebabkan papan kayu tersebut naik disisi satunya (seperti jungkat jungkit), yang lebih hebat bahwa kayu papan tersebut merupakan swadaya masyarakat.

Saya tanya kenapa bisa begini. Menurut keterangan RT setempat, bahwa sudah seringkali diajukan melalui Musrenbang dan lembaga lain. Namun tetap tidak ada realisasi untuk perbaikan.

Jembatan yang dikenal Jembatan Cimatuk dibangun pada tahun 2012 dan sekarang kondisinya sudah rusak parah. Padahal merupakan urat nadi masyarakat karena sebagai jembatan penghubung dengan kampung sebelah.