Jembatan Cipamingkis Bogor Ambruk diterjang Banjir

Jonggol (headlinebogor.com) – Hujan yang mengguyur wilayah timur Kabupaten Bogor sejak kemarin sore, membuat arus air yang ada di Sungai Cipamingkis, Jonggol, meluap. Akibatnya, jembatan Cipamingkis di Jalan Raya Trasyogi Jonggol-Cariu amblas, sehingga tak dapat dilalui oleh kendaraan.

Salah seorang warga Asep mengatakan, ambruknya jembatan yang berada di Kampung Jagaita, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol itu terjadi sekitar pukul 23:00 WIB, karena pondasi jembatan yang tak mampu menahan terjangan air yang deras.

“Kalau sudah amblas seperti ini, semua kendaraan tak bisa melintas, baik yang dari arah Jonggol menuju Cariu, maupun sebaliknya,” katanya kepada Publik Bogor, (14/4).

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Camat Jonggol Beben Suhendar mengungkapkan, dengan ambruknya jembatan yang dibangun 30 tahun lalu ini, semua kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif.

“Jalur alternatif ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil saja,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui dari Jonggol menuju Cariu, maupun sebaliknya. Jalan alternatif tersebut yakni, memutar melalui Cibarusah, Desa Sirnajati ke Kampung Rawabogo, Desa Weninggalih, dan keluar Jalan Transyogi Jonggol-Cariu. Memutar melalui Gunung Batu, Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, ke Kampung Menteng, Desa Sukadamai, kemudian Kampung Mengker, Desa Sirnagalih, dan keluar di Jalan Transyogi, atau dari Gunung Batu arah ke Kampung Nyengcle, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu, atau langsung ke Tanjungsari – Cikalong.

“Yang pasti perbaikan jembatan tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan. Hal itu tentu akan membuat repot semua orang,” ujarnya.

Beben berharap, Pemprov Jawa Barat melalui dinas terkait segera turun tangan untuk menangani jembatan Cipamingkis ini, karena jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga.

 

 

 

 

 

Wartawan : Dede Firdaus/Publikbogor.com