Select Page

Headline Bogor | Jumling Di Kecamatan Kemang, Wabup Bogor Sampaikan Pentingnya Ketahanan Mental Spiritual

Headline Bogor | Jumling Di Kecamatan Kemang, Wabup Bogor Sampaikan Pentingnya Ketahanan Mental Spiritual

KABUPATEN BOGOR – Rutinitas keagamaan dalam Islam mampu membentuk soliditas dan memperkuat ikatan di masyarakat. Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor menggalakan program Jumat keliling di setiap kecamatan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membangun kedekatan antara ulama, umaro dan masyarakat.

Dalam kesempatan kali ini, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan melaksanakan Jumat keliling,bertempat di masjid jamie Al-Barokah, Gardu timbangan RT 05/08 Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, pada Jumat (13/9)

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan jamaah masjid jamie Al-Barokah yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang kerap di gelar,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan Jum’at keliling dilakukan sebagai ajang silaturahim antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Dirinya juga menegaskan kegiatan yang dilakukan untuk mendorong semua pihak meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan keagamaan. “Agama adalah benteng kehidupan kita. Agama juga harus menajdi ruh bagi segenap aktivitas kita,” ujarnya.

Wabup menambahkan, setiap program yang direncanakan dimaksudkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bogor. Ia menegaskan pentingnya masyarakat untuk membangun ketahanan mental spiritual melalui pelaksanaan kegiatan keagaamaan. “Kita harus kembali dorong kegiatan keagamaan sejak dini. Anak-anak harus bisa mengaji. Masjid atau surau harus menjadi sentra pendidikan keagamaan yang menarik minat generasi milenial itu,” pungkasnya.

Salah seorang warga sekitar Hermansyah mengatakan, masyarakat bersyukur bisa bertemu langsung dan dekat dengan pemimpinnya. “Alhamdulillah saya mewakili masyarakat merasa senang dengan kedatangan pak Wakil Bupati. Kami juga mendukung langkah Pak Wakil Bupati untuk mendorong kegiatan keagamaan menjadi benteng kehidupan di masa kini dan mendatang. Tantangan generasi milenial sekarang ini lebih kompleks karenanya kita memang harus punya benteng pertahanan agar iman tidak roboh, komentarnya. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *