Select Page

Headline Bogor | Audensi Bersama Walikota Bogor, BEM Se-Bogor Kritisi Permasalahan R3 Dan 3 Permasalahan Lainnya

Headline Bogor | Audensi Bersama Walikota Bogor,  BEM Se-Bogor Kritisi Permasalahan R3 Dan 3 Permasalahan Lainnya

KOTA BOGOR – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Bogor melakukan audiensi bersama Pemerintah Kota Bogor di Balai kota Bogor. Sebagaimana saat tanggal 22 April 2019, di hari pertama kerja Walikota Bogor perwakilan BEM Se-Bogor mendatangi balai kota untuk menagih kontrak politik yang telah disepakati bersama BEM Se-Bogor pada saat debat pilkada tahun lalu, akan tetapi karena pada hari tersebut waktunya terbatas maka di jadwalkan kembali pada hari kamis ini dan turut dihadiri oleh wakil Walikota dan seluruh Dinas yang ada di kota Bogor.

Audiensi diawali dengan pembacaan Kontrak Politik Bima arya bersama BEM Se-Bogor oleh Koordinator BEM Se-Bogor dan penyampaian mengenai masalah-masalah di kota Bogor oleh masing-masing Koordinator perwakilan kampus yang hadir, yang langsung ditanggapi oleh Bima Arya selaku Walikota Bogor dan dinas-dinas yang disinggung oleh mahasiswa.

Di akhir audiensi Walikota dan Wakil Walikota sepakat untuk dapat bertemu dan berdialog dengan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Se-Bogor setiap 3 bulan sekali, sebelum audiensi ini berakhir Iqbal Habibi selaku koordinator BEM Se-Bogor membacakan rekomendasi dari BEM Se-Bogor untuk 100 hari kerja walikota dan Wakil Walikota Bogor yang berisi 4 point yaitu :

• Mendesak Pemkot Bogor agar menselesaikan permasalahan di jalan R3

• Menuntut Pemkot Bogor agar merelokasi dan menertibkan para PKL.

• Medesak Pemkot Bogor agar segera menangani permasalahan di daerah sungai Ciliwung.

• Meminta kepada Pemkot Bogor agar dapat mengefektifkan dan konsisten terhadap program Bogor tanpa plastik.

Rekomendasi tersebut di sepakati dan ditandatangani langsung oleh Bima Arya dan akan di terus dikawal oleh BEM Se-Bogor untuk tiga bulan ke depan tepat nya 100 hari kerja.

Iqbal habibi selaku koordinator BEM Se-Bogor mengatakan hari ini merupakan momentum bagi kami dapat bertemu langsung dengan Walikota, Wakil walikota dan seluruh dinas di Kota bogor, yang dimana mahasiswa dapat secara langsung mengkritisi pemerintah kota Bogor, namun ada hal yang sangat penting bagi kita pada agenda ini yaitu Walikota dan Wakil Walikota siap bertemu dengan mahasiswa setiap 3 bulan sekali dan menyepakati rekomendasi 100 hari kerja walikota dan wakil walikota yang di berikan oleh BEMseBogor, hal ini akan terus kita kawal karena gerakan ini masih sangat panjang sehingga bilamana walikota dan wakil walikota tidak sejalan dengan apa yang telah disepakati hari ini artinya beliau inkonsisten dengan kesepakatn bersama kami tadi. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *