Buntut Viral Video Ketidakprofesionalan Pelayanan, RSUD Kota Bogor Didemo

KOTA BOGOR – Massa aksi yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat Revolusioner melalukan aksi unjuk rasa menuntut pembenahan management RSUD Kota Bogor yang digelar di depan RSUD Kota Bogor, Jl. DR. Sumeru, Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (27/3).

Dalam aksi tersebut, sempet peserta aksi bersitegang dengan pegawai RSUD Kota Bogor. Dimana pegawai RSUD Kota Bogor mencoba untuk menghalangi massa akti untuk membakar ban bekas di halaman RSUD Kota Bogor.

“Siapa lo, berani larang – larang, ini negara demokrasi,” kata Desta Lesmana, Koordinator Aksi Koalisi Rakyat Revolusioner dengan emosi.

Bacaan Lainnya

Menurut Desta, aksi ini sebagai bentuk kritik dan mengecam atas managemen pelayanan RSUD Kota Bogor dimana hingga kini masih ada dugaan penelantaran pasien dan penahanan pasien.

“Kan sebelumnya, viral video ketidakprofesionalan pegawai RSUD Kota Bogor terhadap pasien yang hendak diperiksa, malah main handphone. Dan kami yakin banyak pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensi ya. Dan kami mengecam semua praktek – praktek seperti itu,” ujar Desta.

Tak hanya itu, lanjut Desta, masalah kesejahteraan pegawai RSUD, dimana anggaran iuran Koperasi Pegawai RSUD yang jumlahnya hampir dua miliar tidak jelas pengaplikasiannya bagi kesejahteraan pegawai.

“Kami juga meminta Management RSUD menjelaskan kemana dana atau anggaran iuran Koperasi Pegawai RSUD Kota Bogor,” tuturnya.

Ia pun mensinyalir, hingga saat ini pun perbedaan perlakuan terhadap pasien masih terjadi, antara pasien yang memakai BPJS dan Umum.

“Banyaknya Jabatan yang tidak sesuai dengan tupoksinya, dan banyak oknum pegawai yang tidak profesional dibidangnya. Kami tekankan RSUD bukan tempat untuk mencari keuntungan tapi tempat pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (DR)