Mahasiswa Polbangtan Bersama KPWK Kota Bogor Gelar Gebyar Hari Lahir Pancasila

KOTA BOGOR – Gebyar menyongsong hari lahir Pancasila dilaksanakan, Fasha Maulana, Duta Bela Negara Provinsi Jawa barat bersama para Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan (KPWK) di Paud Tunas Bangsa, RT 2 RW 2 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur dan Kedung Halang Bogor Utara Kota Bogor, Selasa (1/6).

Gebyar hari lahir Pancasila di laksanakan di wilayah tersebut oleh KPWK, untuk mengenalkan wawasan kebangsaan yang terkandung dalam lima sila pada usia dini yaitu tata cara upacara yang benar, memasang puzzle gambar burung Garuda sebagai lambang negara, Ideologi Pancasila.

“Duta Bela Negara utusan Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan KPWK,” tutur Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kota Bogor Aep Syaefudin” kepada awak media.

Bacaan Lainnya

Tujuan di laksanakannya gebyar hari Lahir Pancasila, untuk mengenalkan Pancasila, jadi bukan hanya kepada masyarakat dewasa saja tetapi anak usia dini pun dapat mengenal Pancasila dan jiwa nasionalisme lebih meningkat, dan selalu ingat hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Duta Bela Negara, Fasha Maulana mengatajan, Kegiatan ini di hadiri oleh Bakesbangpol Kota Bogor, Duta Bela Negara, KPWK, Guru SPS Tunas Bangsa, siswa siswi Paud Tunas Bangsa dan para orang tua murid.

“Dengan diadakannya kegiatan tersebut akan mempersiapkan generasi kedepannya untuk senantiasa menerapkan falsafah dan ideologi bangsa yakni Pancasila, sebab yang sudah kita sadari pengaruh budaya barat dan timur yang kian menghadang menjadikan suatu ancaman akan kebanggaan memiliki Pancasila,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, dengan pengenalan dari dini anak akan senantiasa teringat dan terpacu untuk terus belajar menerapkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya tugas sosialisasi dan pengenalan ini bukan hanya tugas beberapa orang saja, namun kita semua harus turun ikut andil dalam membumikan Pancasila,” tambahnya.

Selain itu, tandasnya, ia berharap seluruh elemen masyarakat bersatu dan berkolaborasi untuk bersama sama membuat program yang masif dan berdampak bagi generasi muda kedepannya agar negara Indonesia makin siap menghadapi bonus demografi 2045. (*)