Select Page

Headline Bogor | Tersangka Korupsi Kegiatan Fiktif KPU Kota Bogor Ternyata ASN Kementerian

Headline Bogor | Tersangka Korupsi Kegiatan Fiktif KPU Kota Bogor Ternyata ASN Kementerian

KOTA BOGOR – Penetapan tersangka oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), HA oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor atas dugaan korupsi kegiatan fiktif pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor tahun 2018 medapatkan tanggapan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya menegaskan bahwa HA bukanlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor, tetapi ASN pusat yang diperbantukan di KPU Kota Bogor. “Dia (tersangka HA – red) ) bukan ASN Pemkot Bogor, itu dari Kementerian,” ucapnya.

Bima menuturkan bahwa Pemkot Bogor menghormati proses hukum yang kini sedang berjalan di kejaksaan. “Kita hormati proses hukum. Tetapi memang bila saya dalami, ada pelanggaran aturan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Bima berjanji akan membantu mengkoordinasikan apabila KPUD membutuhkan bantuan terkait kasus tersebut. “Kalau ada kebutuhan dari KPU, kita akan koordinasikan,” ucapnya.

Ke depan, sambung Bima, Inspektorat harus lebih bertaji dalam setiap tindakan agar tidak ada lagi pelanggaran hukum di lingkungan Pemerintahan Kota Bogor.

Dalam kesempatan berbeda, Praktisi Hukum Dwi Arsywendo mengatakan bahwa kasus korupsi biasanya tidak dilakukan seorang diri, melainkan melibatkan pihak lain. Lantaran, kata dia, jenis pelanggaran hukum tersebut bersifat sistematis dan terstruktur. “Patut diduga pelaku tipikor bukan seorang diri, melainkan masih ada pihak lain,” katanya.

Dwi pun mendorong Korp Adhyaksa agar mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar – akarnya. “Saya mendorong agar kejaksaan mengusut kasus ini secara terang benderang dan tidak pandang bulu. Aktor intelektualnya mesti ikut bertanggungjawab,” tegasnya. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *