KPP Bogor Raya Desak Dispora Peduli UMKM Terdampak Revitalisasi GOR Pajajaran

Dok. Situasi UMKM di GOR Pajajaran /Foto: DR)

KOTA BOGOR – Revitalisasi Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Kota Bogor mulai menimbulkan dampak serius bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya. Penutupan beberapa venue akibat proyek tersebut membuat roda ekonomi mereka tersendat.

Ketua Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, menyoroti minimnya empati dari pemerintah terhadap nasib para pedagang kecil. Ia mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor agar segera turun tangan mencari solusi.

“Pemerintah seakan menutup mata terhadap jeritan pedagang kecil. GOR ditutup, tapi tidak ada solusi, tidak ada kompensasi, atau kebijakan. Ini bukan pembangunan, ini mengikis perekonomian UMKM,” ujar Beni Sitepu, Ahad (26/10).

Post ADS 1

Menurut Beni, Dispora Kota Bogor dinilai gagal memahami dampak sosial-ekonomi dari proyek tersebut. Ia menilai pemerintah terlalu fokus pada capaian fisik pembangunan tanpa mempertimbangkan keberlangsungan hidup masyarakat kecil.

“Dispora minim empati dan tidak punya mitigasi ekonomi. Pemerintah hanya bangga dengan proyek miliaran, tapi abai terhadap perut rakyat kecil yang harus tetap makan setiap hari,” tegasnya.

KPP Bogor Raya menuntut agar Dispora dan Pemkot Bogor bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para pelaku UMKM. Mereka meminta agar segera ada kompensasi ekonomi nyata bagi pedagang yang terdampak serta kebijakan pemberdayaan UMKM lokal.

“Kami mendesak pemerintah agar mewajibkan kontraktor proyek berbelanja pada UMKM lokal. Hentikan kebijakan pembangunan tanpa nurani yang hanya mengejar citra tanpa memikirkan rakyat,” tutup Beni. (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !