KPP Bogor Raya Desak Walikota Bogor: Copot PPK Dispora Terkait Dugaan Pembiaran Proyek GOR Pajajaran

Dok. Proyek GOR Pajajaran/Foto: Ist)

KOTA BOGOR – Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya mendesak Wali Kota Bogor agar segera mencopot Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dispora yang diduga melakukan pembiaran fatal dalam proyek pembangunan GOR Pajajaran.

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyampaikan kemarahan mendalam atas dugaan kelalaian Dispora yang dianggap mengabaikan unsur keselamatan publik. Ia menilai standar keamanan kerja tidak diterapkan sesuai aturan.

“Standar keselamatan seperti safety net tak dipasang, pengawasan mandul, dan pekerjaan terlihat semrawut—seolah proyek sebesar ini dibiarkan berjalan tanpa kontrol,” tegas Beni.

Post ADS 1

Ia menyebut peristiwa ini bukan sekadar keteledoran, melainkan kegagalan sistem pengawasan yang serius.

“Ini bukan lagi lalai, ini skandal pengawasan! PPK Dispora telah gagal total dan Dispora terlihat menutup mata. Kalau Wali Kota diam, maka itu artinya Wali Kota melindungi pembiaran ini. Kami tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Menurut Beni, tindakan pembiaran seperti ini tidak hanya mencoreng nama Pemerintah Kota Bogor, tetapi juga menunjukkan adanya budaya abai, tidak profesional, dan berpotensi merugikan keuangan negara.

KPP Bogor Raya kemudian menyampaikan tiga poin ultimatum yang harus dipenuhi dalam waktu 7×24 jam:

1. Mencopot PPK Dispora GOR Pajajaran,

2. Membuka seluruh dokumen progres, kontrak, dan pengawasan untuk diaudit publik,

3. Menurunkan tim independen untuk menginvestigasi dugaan pembiaran dan potensi penyimpangan.

Beni menegaskan bahwa KPP siap mengambil langkah lanjutan apabila Wali Kota tidak segera merespons tuntutan tersebut.

“Jika Wali Kota tetap diam dan tidak mengambil tindakan tegas, maka KPP Bogor Raya akan menggelar aksi besar-besaran di Balai Kota, mengerahkan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat yang muak dengan kelalaian seperti ini. Kami siap berada di garis depan!” tegas Beni.

KPP juga menegaskan bahwa keselamatan publik adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. “Tidak ada toleransi. Kelalaian yang membahayakan nyawa adalah kejahatan moral!” tutup Beni.

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !