Layangkan Somasi ke Disparbud Kota Bogor, Ini Tuntutan Sembilan Bintang

KOTA BOGOR – Kantor Hukum Sembilan Bintang melayangkan somasi ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, pasalnya permohonan audensi tidak mendapat respon dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.

Sebelum melayangkan somasi, Kantor Hukum Sembilan mendatangi kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor. Namun disayangkan pelayanan yang diberikan oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor dinilai tidak profesional.

Dalam somasi yang dilayangkan, Kantor Hukum Sembilan Bintang menuntut untuk segera merespon surat permohonan audensi yang telah dikirimkan.

Post ADS 1

“Segera merespon surat permohonan kami, agar mendapatkan kepastian hukum,” ujar Ketua Tim Kantor Hukum Sembilan Bintang, Anggi Triana Ismail kepada awak media, Jumat (17/2).

Ia pun, menuntut Kasubag TU Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor untuk dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak ramah dan tidak profesional dalam pelayanan kepada publik.

“Melakukan permintaan maaf secara langsung kepada kami atas pelecehan yang dilakukan oleh pegawai pada saat kami datang ke Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota bogor,” tegasnya.

Saat awak media hendak menkonfirmasi langsung ke Kantor Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Bogor, penjaga kantor menyebutkan, jika Kepala Dinas hingga Kasubag TU tidak ada di Kantor dan sedang ada kegiatan di luar.

Sebelumnya diberitakan, Tidak Profesional Dalam Pelayanan, Sembilan Bintang Akan Somasi Disparbud Kota Bogor.

“Secara surat formal telah kami layangkan surat audiensi tersebut pada tanggal 16 januari 2023 dan pada tanggal 23 januari 2023, akan tetapi pihak dinas tidak merespon surat tersebut dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Anggi Triana Ismail, sebagai Ketua Tim Kantor Hukum Sembilan Bintang kepada awak media, Kamis (16/2).

Harusnya, lanjut Anggi, bila merujuk pada UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, seharusnya pihak dinas bisa bersikap profesional sebagai abdi bangsa.

“Karena surat kami yang telah dilayangkan sebanyak 2 kali tidak direspon, maka hari ini saya mendatangi langsung dinas tersebut. Saya datang bersama tim dan bertemu dengan pihak dinas yang diwakili oleh kasubag TU Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor,” jelasnya.

Menurut Anggi, surat yang dikirimkannya tersebut, menurut Kasubag TU belum memperoleh respon dikarenakan jadwal Kepala Dinas yang padat dan beberapa waktu yang lalu adanya pergantian kepala dinas.
.
“Saya langsung menolak dengan tegas pernyataan tersebut, dikarenakan hal itu tidak masuk akal dan tidak mencerminkan sebagai pelayan publik. Namun tiba – tiba perwakilan dinas menyarankan saya untuk beristigfar dan berlaku seperti muslim. Pernyataan tersebut membuat saya naik pitam,”

“Tidak seharusnya kalimat tersebut dilontarkan oleh abdi bangsa yang berstatus ASN atau abdi bangsa, yang sejatinya dia hidup dari pagi hingga sore telah dibayar dari uang rakyat,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya akan mensomasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, karena ketidakprofesionalannya sebagai aparatur negara dalam pelayanan publik.

“Akan saya perhitungkan perbuatan ASN kasubag TU dinas pariwisata dan kebudayaan kota bogor, saya akan somasi dinas pariwisata dan kebudayaan kota bogor. Karena sangat buruk dalam pelayanan publik,” tandasnya. (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !