Select Page

Headline Nasional | Bawaslu Pinta KBRI Dan KJRI Sediakan Tempat Yang Terpantau CCTV

Headline Nasional | Bawaslu Pinta KBRI Dan KJRI Sediakan Tempat Yang Terpantau CCTV

JAKARTA – Guna memastikan keamanan surat suara yang telah dicoblos oleh WNI di luar negeri pada Pemilu 2019, Ketua Bawaslu RI Abhan meminta kepada Kedutaan Besar RI (KBRI) atau Konsulat Jenderal RI (KJRI) di negara-negara yang melaksanakan pemungutan suara Pemilu Indonesia untuk menyediakan tempat khusus dan aman.

Hal tersebut disampaikan Abhan dalam video conference (Vidcon) antara Bawaslu RI dengan Panwaslu LN terkait kesiapan pengawasan pemungutan suara Pemilu 2019, di Ruang Vidcon Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (11/04/2019).

“Saya meminta kepada KBRI atau KJRI kiranya bisa menyediakan tempat yang aman buat penyimpanan surat suara Pemilu 2019 yang telah tercoblos pasca pemungutan suara, dan bila perlu harus dipantau CCTV,” ujar Abhan.

Abhan menambahkan, dengan adanya dan disediakannya tempat khusus surat suara yang telah tercoblos dan dibantu pemantauan CCTV atas kesepakatan antara KBRI/KJRI dengan PPLN, dan Panwaslu LN, maka kepercayaan publik akan tetap utuh terhadap penyelenggara Pemilu.

Pemungutan di luar negeri kan beda-beda, ada yang tanggal 12, ada yang di tanggal 13 dan 14. Jadi, lanjut dia, menyimpanan surat suara sampai tanggal 17 April butuh tempat yang sangat aman dan terpantau walau hanya dengan CCTV.

Selain itu, kata Abhan pemungutan suara di luar negeri bervariasi, ada pencoblosan di tempat pemungutan suara luar negeri (TPS LN). Menggunakan kotak suara keliling (KSK), dan melalui pos bagi tempat tinggal pemilih sangat jauh dari PPLN. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *