Dinkes Usulkan Perda Vape di Kota Bogor

(Headlinebogor.com) – Konfe­rensi Tobacco Control se-Asia Pasifik direncanakan akan digelar November mendatang di Kota Bogor. Mengawali konferensi tersebut, akan ter­lebih dahulu dilakukan per­temuan dengan Aliansi Bu­pati/Wali Kota se-Indonesia pada (12/07) mendatang terkait monitoring per­kembangan penerapan Pera­turan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Pesertanya semua bupati/wali kota yang sudah memi­liki perda atau perwali/per­bup ataupun belum sama sekali,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bo­gor Rubaeah.

Rubaeah mengatakan, se­belum Konferensi Tobacco Control se-Asia Pasifik, The Union dan Kementerian Kese­hatan (Kemenkes) RI akan menggelar seminar di Yo­gyakarta dan Wali Kota Bogor Bima Arya akan menjadi na­rasumber untuk sharing ter­kait penerapan Perda KTR dan tantangannya di Kota Bogor. Mulai dari pelarangan iklan rokok hingga rencana revisi perda. “Perda KTR akan dire­visi terkait regulasi rokok elektrik atau vape, karena rokok elektrik mengandung nikotin sama dengan rokok lainnya,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, mengenai isu rokok elektrik, rencana undang-undang pertem­bakauan akan diangkat men­jadi isu utama di seminar tersebut. Sehingga nanti akan bersama-sama satu suara dalam menyuarakan isu ter­sebut. Pasalnya, di Indonesia baru sekitar 250 kota/kabu­paten yang menerapkan KTR. Nantinya kota/kabupaten tersebut juga akan diberikan penghargaan dari Kemenkes. “Kalau Kota Bogor sudah ba­nyak penghargaan, baik dari nasional maupun dunia. Ka­rena Kota Bogor jadi kota satu-satunya yang melakukan tipiring (tindak pidana ringan, red),” imbuhnya.

Rubaeah menambahkan, setelah kegiatan seminar di Yogyakarta, kegiatan kem­bali berlanjut dengan perte­muan Aliansi Wali Kota se-Asia Pasifik di Singapura pada September mendatang. Ter­akhir Konferensi Tingkat Asia Pasifik di Kota Bogor pada November. “Pak Wali Kota juga menjadi narasumber di Singapura karena beliau juga sebagai Ketua Aliansi Wali Kota se-Asia Pasifik yang me­nerapkan KTR,” pungkasnya.

 

 

 

(metropolitan.id)