Masuk Tahap Penyelidikan, Kuasa Hukum Nenek Korban Penyerobotan Tanah Apresiasi Kapolres Rokan Hulu

ROKAN HULU – Laporan dugaan penyerobotan tanah milik Rusni, seorang Nenek (68) dan 4 orang anak kandungnya selaku Ahli Waris Nur Abidin alias Nurdin, korban yang tidak berdaya, memasuki tahapan penyelidikan, (7/3).

Korban merupakan warga yang berasal dari Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, mendapat panggilan dari Markas Kepolisian Resor Rohul (Rokan Hulu), Riau, untuk diminta keterangannya terkait laporan pengaduan yang disampaikan kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rokan Hulu, Riau.

Tanah perkebunan atau pekarangan rumah milik korban, terletak dan dikenal di daerah dekat sungai air hitam pinggir jalan lokasi PT. CALTEX dalam wilayah Desa Teluk Sono, Kecamatan Kunto Darussalam (sekarang masuk wilayah Kecamatan Bonai Darussalam), Kabupaten Daerah Tingkat II Kampar (sekarang masuk wilayah Kabupaten Rokan Hulu), Riau, seluas 2 hektar, diduga diserobot.

Bacaan Lainnya

Tanah tersebut tepatnya sekarang masuk wilayah RT. 07/RW. 04, Dusun II, Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Dugaan penyerobotan tanah patut diduga dilakukan oleh 15 orang para, yang diduga telah menduduki tanah dengan mendirikan bangunan sesuai peruntukannya masing-masing, di antara tanah seluas 2 hektar, yang terjadi dan gencar dilakukan sejak Nur Abidin alias Nurdin meninggal dunia pada tanggal 13 Februari 2013 hingga sekarang tahun 2023.

Kuasa hukum korban, Burhan Fadly, S.H., seorang Advokat publik, pada kantor hukum BF & Rekan, seteleh selesai mendampingi kliennya dalam memberikan keterangan dihadapan tim penyelidik menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja Kapolres Rohul, Kasatreskrim dan tim penyelidik.

“Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kinerja Bapak Kapolres Rokan Hulu, Bapak Kasatreskrim serta tim penyelidik karena telah menindaklanjuti laporan pengaduan klien kami secara cepat dan tepat”, ucapnya.

Burhan melanjutkan, katanya, “Alhamdulillah, hari ini (Selasa) dimulai sekitar jam 10 pagi, klien kami telah memberikan keterangannya dihadapan tim penyelidik Polres Rokan Hulu terkait laporan pengaduan yang disampaikannya ke Bapak Kapolres Rohul cq. Bapak Kasatreskrim sekitar satu minggu yang lalu”.

“Kami menghormati dan meyakini bahwa rangkaian penyelidikan yang dilakukan tim penyelidik dalam mengungkap adanya dugaan tindak pidana penyerobotan/penggelapan hak barang tidak bergerak tersebut sesuai due process of law”, katanya mengakhiri (*/DR)