Moh. Nur Sukma : Ijtima Ulama II Wujud Persatuan Ummat Untuk Kemenangan Di 2019 | Headline Bogor

JAKARTA – Ijtima Ulama II yang dihadiri para ulama dan tokoh nasional yang diselenggarakan di Hotel Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengukuhkan dukungan ke Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sebagai capres dan cawapres periode 2019-2024. (16 September 2018).

Pekik Takbir bergema menyambut Prabowo Subianto saat datang memenuhi undangan, dan dalam Ijtima tersebut, para Ulama resmi dan sepakat mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam pemilihan Capres dan Cawapres Tahun 2019.

Dalam ceramahnya yang melalui telepon jarak jauh, Habib Rizieq Shihab menyampaikan serta mengintruksikan agar menjadikan rumah-rumah perjuangan umat Islam sebagai Posko Pemenangan Prabowo – Sandi dengan memasang alat peraga kampanye dengan jalan mandiri.

Bacaan Lainnya

Para Habaib, Ulama, tokoh-tokoh nasional, umat islam, dan rakyat indonesia yang cinta agama dan NKRI yang menginginkan perubahan menuju indonesia berkah adil makmur menyambut baik hasil dari Ijtima Ulama II ini, dan siap menjalankan intruksi Habib Rizieq Shihab.

Ketua Persaudaraan Alumni 212 Bidang Kebangsaan Ustadz Mohammad Nur Sukma menuturkan, Ijtima Ulama II adalah wujud kebangkitan Islam dan Ummat Islam Indonesia untuk kemenangan di tahun 2019.

“Ijtima Ulama II adalah wujud kebangkitan Islam dan ummat Islam Indonesia, yang berarti kebangkitan Bangsa Indonesia, karena mayoritas Bangsa Indonesia adalah ummat Islam. Artinya Indonesia pasti bangkit jika ummat Islamnya bangkit, begitu pula sebaliknya,” tutur Ustadz Nur Sukma

Ustadz Nur Sukma menjelaskan, sesungguhnya Ijtima Ulama II adalah ketika lanjutan perjuangan 411 dan 212 yang merupakan awal kebangkitan Ummat Islam Indonesia.

“Bahkan sesungguhnya Ijtima’ Ulama ini adalah kelanjutan dari perjuangan 411 dan 212 yang merupakan awal kebangkitan ummat Islam Indonesia di jaman ini, yang juga merupakan awal kebangkitan Bangsa Indonesia. Semoga kita akan dimulai dengan kemenangan di 2019 nanti InsyaAlloh. 2019 Ganti Presiden,” pungkas Ustadz Nur Sukma.

(Deroy)