KPK Periksa Rudy Susmanto dan 2 PNS Terkait Dugaan Suap Auditor BPK Jabar

Dok. DPRD Kabupaten Bogor / Rudy Susmanto

JAKARTA – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto bakal dimintai keterangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terjait dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun anggaran 2021

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri dikutip dari medcom.id, Rabu, (27/7).

Selain Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, KPK juga memanggil dua pegawai negeri sipil (PNS) pada Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Bogor, Aldino Putra dan Rizki Akbar. Ketiga orang itu diharap memenuhi panggilan penyidik.

Bacaan Lainnya

Rudy Susmanto akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan Kasub Auditorat Jabar III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar Anthon Merdiansyah di Gedung Merah Putih.

Sebelumnya, Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Selain Ade, sebanyak tiga tersangka sebagai pemberi suap ialah Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor; Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor; PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Sementara itu, empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditetapkan sebagai tersangka penerima.

(DR)