Select Page

Headline Opini | Viral Film ‘Sexy Killers’, Ini Tanggapan Aktivis HMI

Headline Opini | Viral Film ‘Sexy Killers’, Ini Tanggapan Aktivis HMI

OPINI – Film Sexy Killers menuai pro dan kontra bagi para millennial untuk menontonnya. Seperti terlihat dari media Youtube yang sudah hampir mendekati angka 6 juta penonton dan ratusan ribu komentar baik komentar positif maupun negatif dalam waktu 2 hari saja,
Film ini bergenre dokumenter ekspedisi keliling Indonesia. Sorotan utama film tersebut adalah kepada beberapa industri pertambangan batu bara yang menguak para pemimpin perusahan tersebut yang merupakan tokoh-tokoh politik di Indonesia. Selain itu, kisah yang diangkat juga meliputi perusahaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia yang juga ada kaitannya dengan hal tersebut.

Film ini menyajikan bagaimana dampak industri pertambangan batu bara terbesar itu bagi masyarakat dan lingkungan, juga menyuguhkan bagaimana pengaruh industri dalam pemerintahan, aparat keamanan, hingga kalangan media. Juga terhadap masyarakat sebagai pengguna listrik di seluruh Indonesia.

“Setelah saya melihat trailer film tersebut. Adegan-adegan diawali dengan tayangan-tayangan kerusakan alam dan dibaluti dengan haru biru masyarakat setempat yang menjadi dampak kerusakan alam dari lingkungan sekitar dan bahkan sampai memakan korban jiwa.” Ujar Akhmad Nursyeha seorang aktivis HMI Universitas Pakuan.

Film ini juga melihat bagaimana dukungan lembaga-lembaga aktivis pecinta lingkungan dan alam dalam mendukung serta membantu masyarakat dengan aksi damai. Di dalam film ini juga menguak siapa saja yang sesungguhnya paling diuntungkan serta kepentingan-kepentingan para elit politik dibalik peran-perannya.

“Ini merupakan himbauan bagi para millennials di Indonesia bahwa teman-teman kita di luar sana masih berjuang dalam menjaga lingkungan serta alam, saya begitu prihatin sekali melihat kondisi lingkungan dan alam Indonesia begitu rusak karena kita sendiri dan tidak ada sama sekali perhatian bahkan keadilan dari pemerintah. Film ini memberikan kepada kita gambaran bahwa energi itu sangat penting bagi masyarakat, akan tetapi kita juga harus sadar bahwa dibalik energi yang kita pakai sehari-hari itu memberikan dampak lingkuangan bagi saudara-saudara kita di sana.” Tangkas seorang mahasiswa sekaligus Sekjend Serikat Pemuda dan Mahasiswa Bogor (SPMB). (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *