Anak Tukang Becak Kuliah ke Inggris Kini Jadi Dosen Unnes  

Semarang (Headlinebogor.com) – Ribuan penerima beasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Semarang (Unnes) Jawa Tengah, diminta meneladani seniornya, Raeni, yang menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,96. Meski dari keluarga golongan ekonomi lemah, namun semangat belajarnya sangat tinggi hingga bisa melanjutkan studi di Inggris dan kini menjadi dosen di Unnes.

Raeni menjadi salah satu motivator dalam acara monitoring dan evaluasi kepada 7.177 penerima bantuan pendidikan Bidikmisi. Perempuan asal Kendal itu menceritakan perjalanannya kuliah hingga lulus dan mendapatkan beasiswa S2 dari presiden di University of Birmingham, Inggris.

“Sekarang menjadi dosen di Fakultas Ekonomi Unnes. Itu semua butuh perjuangan dan keseriusan dalam belajar,” kata Raeni, di Auditorium Unnes, Kampus Sekaran, Kamis (23/2/2017).

Bacaan Lainnya

Raeni dinilai menjadi perempuan yang tangguh dan hebat. Pada 10 Juni 2014, anak tukang becak itu dinobatkan sebagai wisudawati terbaik. Apalagi, saat menuju lokasi wisuda, dia tanpa malu naik becak yang dikayuh ayahnya.

Acara yang rutin digelar Bidang Kemahasiswaan Unnes itu sengaja menghadirkan kakak senior penerima Bidikmisi. Penularan semangat oleh senior itu diharapkan semakin bisa memotivasi penerima Bidikmisi.

“Mahasiswa penerima Bidikmisi harus menjadi mahasiswa yang luar biasa tidak yang biasa-biasa saja. Bidikmisi adalah amanah yang harus kalian jaga dan pertanggung jawabkan. Kalian harus ukir prestasi untuk mengharumkan negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga Unnes,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bambang BR, saat memberikan sambutan. (sus)

Sumber : Okezone

Foto : Doc. Unnes