Detik-detik Ustaz Jafar Meninggal setelah Membaca Surat Al Mulk Ayat 2

(Headlinebogor.com) – Ustaz Ja’far Abdul Rahman meninggal saat membacakan doa di haul keluarga Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya, Jawa Timur.

Seorang saksi mata, Arif mengungkapan awalnya tubuhnya merunduk terus sedikit-sedikit.

Memasuki ayat keempat Surat Al-Mulk tiba-tiba suaranya semakin rendah dan tak terdengar lagi.

Tubuhnya kemudian jatuh ke depan.

Mikrophon yang dipegangnya pun terjatuh.

“Tubuhnya merunduk ke depan terus jatuh blek,” ujarnya Arif.

Suara ustadz makin lama makin kecil hingga akhirnya tak terdengar sama sekali.

Ustaz Ja’far Abdul Rahman yang meninggal saat membacakan doa di haul keluarga Khofifah Indar Parawansa ternyata tetangga Khofifah.

Menurut penjelasan Khofifah, ustaz Ja’far sudah seringkali membacakan doa ketika acara Muslimat Nahdlatul Ulama ataupun kegiatan internal NU lain.

“Beliau ini tetangga saya. Hampir 98 persen di tiap acara saya, saya selalu mengajak beliau,” ujar Khofifah kepada Surya di sela acara yang berlangsung di Jemursari, Surabaya.

Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut menuturkan, alasan memilih ustaz Ja’far karena dianggap mumpuni dalam membaca Alquran.

“Kami selalu memilih memberdayakan masyarakat sekitar,” beber Khofifah yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia ini.

Ia kaget ustaz Ja’far meninggal saat membaca Surat Al-Mulk.

Khofifah berharap ustaz Ja’far meninggal dalam keadaan khusnul khatimah.

Umat Islam meyakini mereka yang meninggal khusnul Khatimah diyakini akan masuk surga.

“Jadi, kita tadi kaget, terkejut luar biasa. Waktu sampai di ayat kedua, beliau kemudian terdiam. Kita semua tolah-toleh (bingung). Ternyata, ustaz Ja’far berpulang,” Khofifah melanjutkan ceritanya.

Khofifah dan jemaah mendoakan Allah menerima seluruh amal baik ustaz Ja’far saat membaca Alquran dan pada acara yang penuh berkah.

“Kan seperti ini, (Khofifah kemudian membaca bunyi surat Al Mulk ayat kedua), dari maknanya saja beliau ini ada firasat baik bahwa beliau meninggal dunia dalam khusnul khatimah,” kata dia.

Berikut terjemahan dua ayat pertama Surat Al-Mulk yang dibaca ustaz Ja’far: “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

Diduga jantung

Khofifah Indar Parawansa menduga ustaz Ja’far Abdul Rahman meninggal akibat serangan jantung saat membaca doa di acara haul keluarganya.

Sepengatahuan perempuan yang juga menjabat ketua Muslimat Nahdlatul Ulama ini, ustaz Ja’far pernah menjalani pengobatan penyakit jantung.

“Kemungkinan beliau meninggal karena serangan jantung. Sebab, kalau enggak salah beliau ini pernah operasi jantung,” kata Khofifah kepada Surya.

Saat mengetahui kejadian tersebut, Khofifah yang tak jauh dari posisi korban, kemudian langsung memerintahkan salah satu putranya untuk mengantar jenazah ke Rumah Sakit Islam Jemursari untuk mengetahui detail penyebab kematian ustaz Ja’far.

Khofifah juga memastikan fasilitas kesehatan yang telah disiapkan pihaknya untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan seperti itu telah sesuai prosedur. Di antaranya, dengan menyiapkan pos kesehatan.

Selain itu, ada pula bus toilet yang terparkir di beberapa titik di acara yang berlangsung di kediaman Khofifah tersebut.

“Acara ini dihadiri sekitar sepuluh ribu jemaah. Sehingga, sesuai SOP-nya memang harus disediakan beberapa fasilitas umum,” ungkap dia.

“Saya dalam penyelenggaraan ini juga bekerja sama dengan beberapa jajaran pemerintah kota,” jelas Menteri Sosial Republik Indonesia itu.

 

 

 

 

Sumber : Tribunnews.com